Mendes Harap Tak Ada Izin Baru Ritel Modern di Desa Usai Kopdes Merah Putih Berjalan

AKURAT.CO Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto, mengusulkan agar tidak ada izin baru bagi ritel modern di desa, setelah program Koperasi Desa Merah Putih berjalan.
"Yang sudah jalan, silakan jalan terus. Kami tidak pernah mengusulkan untuk ditutup. Tapi untuk izin baru, sebaiknya tidak dikeluarkan lagi bila Kopdes sudah berjalan," ujar Yandri usai menghadiri Rakornas di Kantor Kemendes PDT, Kamis (26/2/2026).
Dia menjelaskan, Kopdes Merah Putih merupakan program strategis nasional yang menjadi alat pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa dan mengatasi kemiskinan. Dalam skemanya, 20 persen hasil usaha akan menjadi pendapatan asli desa, sedangkan sisa hasil usaha dikembalikan kepada masyarakat desa.
Baca Juga: Bukan Ditutup, Mendes Minta Izin Pendirian Ritel Modern Baru di Desa Disetop
Hal ini tentunya berbeda dengan ritel yang telah berjalan selama ini. Sebab, keuntungan yang di dapat hanya kembali ke individu. "Kalau ritel modern, keuntungannya kembali ke individu. Kalau Kopdes, kembali ke desa dan masyarakat," ujarnya.
Dia menilai, kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memastikan perputaran ekonomi desa memberi manfaat langsung kepada warga. Pelaksanaan Kopdes memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk kementerian dan lembaga terkait.
Dengan tidak menerbitkan izin baru ritel modern, pemerintah desa diharapkan dapat mengoptimalkan peran Kopdes sebagai pusat distribusi kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat pendapatan desa dan ekonomi warga.
"Untuk melakukan ini semua perlu bekerja sama semua pihak. Salah satunya, kita tidak lagi mengeluarkan izin baru buat regional modern yang lain. Kita kawal KOPDES karena tadi itu untungannya sepenuhnya buat masyarakat," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







