Indonesia Asri Ajak Generasi Muda Bergerak Partisipatif untuk Menumbuhkan Aksi Lingkungan Hidup

AKURAT.CO Memasuki tahun ketiga perjalanannya, Indonesia Asri, kampanye edukasi lingkungan yang diinisiasi PT Chandra Asri Pacific Tbk. (Chandra Asri Group), meluncurkan Jejak Asri, sebuah platform partisipatif yang dirancang sebagai ruang berbagi inspirasi dan aksi nyata untuk lingkungan hidup.
Peluncuran Jejak Asri ini menjadi langkah penting dalam kampanye Indonesia Asri untuk memperluas keterlibatan publik dalam gerakan gaya hidup berkelanjutan.
Setelah dua tahun menghadirkan berbagai program edukasi dan aksi lapangan yang melibatkan lebih dari 3.300 Warga Asri dan Sobat Asri, Indonesia Asri kini menghadirkan ruang yang memungkinkan generasi muda untuk mengekspresikan gagasan, berbagi wawasan, menciptakan peluang internaksi sosial dan membangun koneksi antarberagam kelompok.
Pendekatan ini relevan dalam mendorong perubahan perilaku karena membuka dialog yang lebih dekat, partisipatif dan inklusif.
Mengangkat konsep third space atau ruang ketiga, di mana generasi muda saat ini merasakan pentingnya ruang di luar rumah dan lingkungan formal untuk mengekspresikan diri, Jejak Asri hadir sebagai ruang alternatif.
Dalam Jejak Asri, masyarakat khususnya generasi muda, dapat berbagi gagasan dan harapan serta melakukan interaksi sosial dan dialog terbuka yang penting dalam mendorong perubahan perilaku.
Jejak Asri dibangun dengan pendekatan offline to online(O2O), yang mengintegrasikan aktivasi komunitas dan mitra kolaborasi di lapangan dengan ruang partisipasi digital melalui situs indonesiaasri.com.
Baca Juga: DPRD Jakarta Dorong Pengesahan Raperda Pembangunan Keluarga dan Lingkungan Hidup
Melalui ekosistem ini, publik dapat membagikan pengalaman dan kisah inspiratif dalam berbagai format, mulai dari tulisan, karya visual, video, hingga bentuk kreatif lainnya.
Chrysanthi Tarigan, Head of Corporate Communication Chandra Asri Group, menjelaskan, sejak awal, Indonesia Asri hadir dengan keyakinan bahwa perubahan besar tidak selalu dimulai dari langkah yang besar tetapi kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
"Selama dua tahun terakhir, kami melihat bagaimana aksi sederhana di tingkat komunitas dapat menciptakan dampak melalui perubahan perilaku individu. Melalui Jejak Asri, kami ingin menghadirkan ruang partisipatif yang lebih terbukadan inklusif, dimana masyarakat, khususnya generasi muda dapat berbagi pengalaman, saling terhubung dan menginsipirasi," jelasnya, melalui keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).
"Kami berharap ruang ini dapat menumbuhkan keberanian untuk mulai bergerak melalui cerita dan aksi kecil yang dapat menjadi gerakan kolektif," sambung Chrysanthi.
Pegiat lingkungan yang aktif membagikan gaya hidup ramah lingkungan melalui media sosial, Astri Puji Lestari, menyampaikan bahwa platform digital memberinya ruang untuk berbagi kebiasaan kecil yang dijalani sehari-hari. Dan dari sana dirinya melihat bagaimana hal sederhana bisa menggerakkan orang lain.
"Awalnya terasa kecil tetapi ketika dibagikan, banyak yang merasa dekat dan ikut mencoba. Dari situ saya belajar bahwa sebenarnya banyak orang ingin bergerak, hanya butuh contoh yang relevan dan mudah dilakukan. Ruang seperti Jejak Asri penting karena memberi tempat bagi cerita-cerita sederhana tersebut untuk saling terhubung dan menginspirasi lebih banyak orang," terangnya.
Jejak Asri akan diperkuat melalui rangkaian Aksi Asri yang mendorong partisipasi langsung di lapangan.
Baca Juga: Mengapa Manusia Harus Menjaga Keseimbangan Lingkungan Hidup?
Beragam inisiatif seperti #AksiAsri Operasi Semut, edukasi pengelolaan sampah hingga pengembangan komunitas akan terintegrasi dengan platform digital indonesiaasri.com, sehingga aksi nyata dapat terdokumentasi dan menjangkau khalayak lebih luas.
Melalui Jejak Asri, Indonesia Asri menegaskan komitmennya untuk memberikan aksi nyata sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewariskan bumi yang lebih asri bagi generasi Indonesia di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









