Serangan Air Keras Andrie Yunus Disorot DPR: Aktivis dan Jurnalis Harus Dilindungi

AKURAT.CO Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus.
Ia menilai, kejadian tersebut menunjukkan bahwa upaya menyuarakan hak-hak masyarakat masih menghadapi risiko besar.
Pernyataan itu disampaikan Hetifah dalam sambutannya pada diskusi bertajuk Smart Journalism yang digelar bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat, Minggu (15/3/2026).
“Sebelum saya akhiri, dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang menimpa sahabat kita Andrie Yunus, aktivis KontraS,” ujar Hetifah.
Ia mengaku memahami risiko yang dihadapi para pegiat masyarakat sipil.
Sebagai mantan aktivis lembaga swadaya masyarakat, Hetifah mengatakan perjuangan menyuarakan hak-hak publik kerap dihadapkan pada berbagai ancaman.
Baca Juga: Cara Dapat Diskon Tarif Tol Lebaran 2026: Potongan 30 Persen untuk Mudik dan Arus Balik
“Sebagai mantan aktivis NGO, saya merasakan bagaimana upaya menyuarakan hak-hak masyarakat saat ini masih menghadapi risiko yang cukup besar,” ucapnya.
Hetifah menegaskan bahwa serangan air keras yang menimpa Andrie Yunus merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan tidak layak diterima oleh siapa pun.
“Diserang air keras oleh orang yang tidak bertanggung jawab adalah sesuatu yang tidak layak untuk diterima,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung ancaman yang kerap dihadapi para jurnalis. Menurutnya, jurnalis merupakan salah satu pilar penting dalam demokrasi yang harus dilindungi.
Hetifah berharap kekerasan terhadap aktivis maupun jurnalis tidak kembali terjadi di masa mendatang.
Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga ruang demokrasi agar tetap aman bagi siapa pun yang menyuarakan kepentingan publik.
“Teman-teman jurnalis adalah pilar demokrasi dan kita harus melindungi mereka,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










