Prabowo Kerap Bangun Jam 3 Dini Hari Pantau Perkembangan Isu Dunia

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mengungkap kebiasaannya memantau perkembangan isu dan pemberitaan secara intens, bahkan hingga dini hari. Dia menyebut dirinya sebagai bagian dari 'news junkies' yang terus mengikuti arus informasi dunia.
"Ini sudah, we are news junkies. Kita ini sudah kena lah," ujar Prabowo dalam diskusi bersama sejumlah pakar dan jurnalis senior, yang digelar di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dikutip Jumat (20/3/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan analis politik Rizal Malarangeng, mengenai bagaimana seorang pemimpin menjaga keseimbangan di tengah dinamika global yang cepat dan penuh tekanan, termasuk dalam hal istirahat.
Baca Juga: Prabowo Komitmen Perjuangkan Kemerdekaan Palestina, Tak Segan Cabut dari BoP jika Kontraproduktif
"Bagaimana proses di tengah fokus sejarah yang berjalan cepat itu mengambil jarak dan santai mengendurkan? Kalau Churchill misalnya, di tengah perang pun tetap menjaga waktu istirahat. Kalau ada waktu kosong sedikit, melukis dan memberi makan angsa. Kalau Ronald Reagan tidur siang juga, baca komik, menunggang kuda. Seorang Prabowo seperti apa?" tanya Rizal.
Menjawab hal tersebut, Prabowo menegaskan bahwa dia tetap menganggap tidur sebagai hal penting, meski memiliki pola istirahat yang fleksibel. Prabowo mengaku bisa tidur di mana saja dan kapan saja.
"Jadi mungkin ini ilmu saya dapat di tentara. Jadi bagi saya umpamanya naik mobil saya bisa tidur, naik helikopter saya bisa tidur, naik pesawat saya bisa tidur," ungkapnya.
Dia juga mengaku memanfaatkan waktu singkat di sela aktivitas untuk beristirahat. Prabowo mencontohkan saat ada dua atau tiga pertemuan yang dihadiri, dia selalu menyempatkan waktu 10-30 menit di antara kegiatan untuk tidur.
"Bagi saya 15 menit ngecharge gitu loh, apalagi 20 menit. My ideal actually is 30 menit," lanjutnya.
Di sisi lain, kebiasaannya sebagai 'news junkie' membuat Prabowo kerap terbangun dini hari untuk mengikuti perkembangan global melalui platform digital.
Baca Juga: Prabowo Singgung Pengadaan Mobil Dinas Rp8 Miliar: Banyak Pejabat Tidak Efisien
"Jadi kadang-kadang saya tidurnya jam satu malam, tapi jam tiga malam saya bangun lagi. Kenapa? Ini masalahnya nih, teknologi. Kan ada YouTube. Kita ini beda empat jam sama Timur Tengah, habis itu sama Amerika sekian jam. Jadi saya harus ikuti apa yang terjadi. Dan itulah mungkin yang membuat saya itu always a bit up to date," jelasnya.
Menurutnya, kebiasaan tersebut penting agar dirinya dapat merespons cepat berbagai perkembangan global yang berdampak pada Indonesia.
"Nah karena saya punya kebiasaan jam tiga saya bangun, saya buka YouTube. Jam tiga di Singapura itu kalau enggak salah di Washington DC itu tiga sore. Jadi kalau Presiden Biden baru ngomong sesuatu, saya bisa langsung baca. Waktu saya jam sembilan sepuluh pidato, saya yang pertama menyampaikan tanggapan saya terhadap pidatonya Biden," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







