Akurat
Pemprov Sumsel

Antrean Ribuan Warga Ingin Bersalaman dengan Presiden Prabowo, Ada Pesan Khusus Mau Disampaikan

Ayu Rachmaningtyas | 21 Maret 2026, 12:31 WIB
Antrean Ribuan Warga Ingin Bersalaman dengan Presiden Prabowo, Ada Pesan Khusus Mau Disampaikan
Antrean warga yang menghadiri open house bersama Presiden Prabowo Subianto. (Ayu Rachmaningtyas/Akurat.co)

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto mengadakan gelar griya atau open house bagi masyarakat umum di hari raya Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).

Dari pantauan di lapangan, antrean masyarakat telah mengular lebih dari 500 meter dari pintu masuk kantor Kemensesneg, Jalan Majapahit, Jakarta Pusat, sampai menuju perempatan lampu merah kawasan Harmoni. Dengan perkiraan masyarakat yang telah hadir mencapai lebih dari 1.500 orang. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah.

Masyarakat yang mengantre tidak hanya berasal dari Jakarta, namun juga ada yang dari daerah luar Jawa. Salah satunya warga Sumatera Barat bernama Aisyah yang mengantre sejak pagi.

Ia mengatakan, selain ingin mengunjungi kerabat di Jakarta, di momen Lebaran ini ia ingin bersalaman langsung dengan Presiden Prabowo.

"Info dari adik saya, sekalian jenguk saudara sekalian mau hadiri open house, salam sama Pak Presiden," ucapnya saat ditemui di tengah antrean.

Ia juga berharap bisa sekaligus menyampaikan keluh kesah kepada Presiden saat bertemu.

"Mau bilang nanti, tolong perhatiin rakyat kecil," tutur Aisyah.

Informasi dari salah satu petugas keamanan yang bertugas bahwa kuota masyarakat ditambah, yang sebelumnya 5.000 menjadi 7.000. Tapi, hanya sekitar dua ribu masyarakat yang akan bersalaman langsung dengan Presiden Prabowo. Masyarakat yang sudah bersalaman dengan Presiden akan menerima hampers atau paket sembako sebagai bentuk ucapan terima kasih dari pemerintah.

Petugas pun akan mendahulukan penyandang disabilitas, lansia, anak-anak, ibu hamil, dan ibu yang membawa anak kecil untuk masuk.

Seorang ibu bernama Inna yang didampingi sang anak sedang sabar mengantre di kerumunan masyarakat yang sejak pagi menunggu depan jalan. Berdomisili di Tangerang, ia sangat ingin bersalaman untuk bersalaman dengan Presiden.

"Iya saya mau salaman (dengan presiden)," ujarnya.

Saat nanti bertemu, ia ingin meminta agar presiden memperhatikan penyandang disabilitas.

"Karena kami kan berbeda dengan orang normal, mohon kami diperhatikan," ujarnya.

Untuk arus lalu lintas, petugas mengizinkan kendaraan pribadi roda dua dan empat untuk melintas di Jalan Majapahit melewati jalur Transjakarta. Namun, pengendara harus perlahan mengendarai karena banyak masyarakat yang lalu lalang menyeberang.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan open house rencananya akan dilangsungkan pada Sabtu siang sekitar pukul 13.00 WIB hingga sore hari, setelah Presiden kembali dari rangkaian kegiatan Idulfitri di Provinsi Sumatra Utara dan Aceh.

“Setelah itu (dari Aceh), Bapak Presiden akan ke Jakarta. Kemudian kemungkinan kalau di istana, siang kami menyiapkan halalbihalal, silaturahmi, untuk seluruh warga masyarakat yang mau berkunjung,” kata Teddy, dalam keterangan resminya.

“Lima ribuan mungkin (jumlah warga), seperti tahun lalu lah. Tentunya kita siapkan di dalam, nanti bila tidak muat, di luar juga sudah disiapkan tenda oleh Pak Mensesneg, kemudian ya nanti bergantian masuk,” jelasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.