Akurat
Pemprov Sumsel

Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Puncaknya? Ini Jadwal Lengkapnya

Titania Isnaenin | 22 Maret 2026, 19:18 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Puncaknya? Ini Jadwal Lengkapnya
Puncak arus balik mudik 2026. (ANTARA FOTO)

AKURAT.CO Arus balik Lebaran 2026 diprediksi akan mengalami puncak kepadatan dalam dua gelombang besar.

Pemerintah dan berbagai pihak mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu kepulangan agar terhindar dari penumpukan kendaraan di jalur utama.

Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sendiri diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026, sehingga pergerakan arus balik akan terjadi beberapa hari setelahnya.

Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Puncak arus balik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi dalam dua tahap utama:

  • Gelombang pertama: 24–25 Maret 2026

  • Gelombang kedua: 28–29 Maret 2026

Tanggal 24 Maret 2026 diprediksi menjadi puncak arus balik utama. Sejumlah pihak, termasuk Jasa Marga dan Kementerian Perhubungan, mengidentifikasi tanggal ini sebagai periode dengan potensi kepadatan tertinggi.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo juga memperkirakan arus balik akan mulai meningkat pada 24 Maret 2026, kemudian berlanjut hingga gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026.

Di sisi lain, pergerakan arus balik secara keseluruhan diperkirakan berlangsung mulai 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026.

Beberapa titik waktu yang diprediksi menjadi puncak kepadatan adalah 24, 25, 28, dan 29 Maret 2026.

Strategi Pemerintah Mengurai Arus Balik

Melihat tingginya volume kendaraan saat arus mudik, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengurai kepadatan saat arus balik Lebaran 2026.

Pengaturan Waktu Kepulangan

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak kembali secara bersamaan pada tanggal puncak.

Kebijakan Work From Anywhere (WFA) diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan dengan mendorong pemudik pulang lebih awal atau lebih lambat.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.