Akurat
Pemprov Sumsel

Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 26 Maret 2026

Titania Isnaenin | 26 Maret 2026, 11:44 WIB
Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 26 Maret 2026
Kalender Islam 26 Maret 2026.

AKURAT.CO Banyak umat Islam yang ingin mengetahui hari ini tanggal berapa dalam kalender Hijriah, terutama setelah Hari Raya Idul Fitri. Kalender Islam sering digunakan untuk menentukan waktu ibadah, puasa sunnah, serta berbagai hari besar dalam Islam.

Lalu, 26 Maret 2026 bertepatan dengan tanggal berapa Hijriah? Berikut penjelasan lengkap berdasarkan kalender Hijriah versi Kementerian Agama (Kemenag) dan Muhammadiyah.

Tanggal 26 Maret 2026 Berapa Hijriah?

Jika mengacu pada kalender Hijriah Indonesia yang digunakan pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag), Kamis (26/3/2026), bertepatan dengan 6 Syawal 1447 Hijriah.

Sementara itu, menurut kalender yang digunakan oleh Muhammadiyah, 26 Maret 2026 bertepatan dengan 7 Syawal 1447 Hijriah.

Dengan demikian, terdapat selisih satu hari antara penanggalan Hijriah versi pemerintah dan Muhammadiyah.

  • Versi Kemenag / Pemerintah: 26 Maret 2026 = 6 Syawal 1447 H

  • Versi Muhammadiyah: 26 Maret 2026 = 7 Syawal 1447 H

Perbedaan ini terjadi karena metode penentuan awal bulan Hijriah yang berbeda.

Mengapa Kalender Hijriah Kemenag dan Muhammadiyah Bisa Berbeda?

Perbedaan tanggal Hijriah antara pemerintah dan Muhammadiyah bukan hal baru di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh perbedaan metode penentuan awal bulan Islam.

1. Metode Pemerintah (Kemenag)

Kementerian Agama menggunakan metode hisab dan rukyat dengan kriteria Imkanur Rukyat MABIMS.

Metode ini menggabungkan perhitungan astronomi (hisab) dengan pengamatan langsung hilal (rukyat). Jika hilal belum memenuhi kriteria visibilitas, maka bulan berjalan digenapkan menjadi 30 hari.

Melalui metode ini, pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

2. Metode Muhammadiyah

Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dan kalender Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Metode ini sepenuhnya berbasis perhitungan astronomi tanpa menunggu hasil pengamatan hilal. Dengan metode tersebut, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Karena awal Syawal berbeda satu hari, maka tanggal-tanggal setelahnya juga ikut berbeda.

Posisi 26 Maret 2026 dalam Bulan Syawal

Baik menurut pemerintah maupun Muhammadiyah, tanggal 26 Maret 2026 masih berada pada bulan Syawal 1447 Hijriah, yaitu bulan setelah Ramadan.

Bulan Syawal memiliki beberapa amalan sunnah yang dianjurkan, seperti:

  • Puasa 6 hari di bulan Syawal

  • Mempererat silaturahmi setelah Idul Fitri

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.