Akurat
Pemprov Sumsel

Gibran Tinjau Peternakan Sapi di Boyolali, Dorong Pengendalian Penyakit dan Hilirisasi Industri

Ayu Rachmaningtyas | 27 Maret 2026, 21:50 WIB
Gibran Tinjau Peternakan Sapi di Boyolali, Dorong Pengendalian Penyakit dan Hilirisasi Industri
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, meninjau peternakan sapi Ampaslovers' Sayekti Farm di Pagerjurang, Kecamatan Musuk, Boyolali, Jawa Tengah. (BPMI Setwapres)

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, meninjau peternakan sapi Ampaslovers' Sayekti Farm di Pagerjurang, Kecamatan Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, guna memastikan penguatan sektor peternakan berjalan terintegrasi, mulai dari kesehatan ternak hingga pengembangan industri berbasis hilirisasi. 

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan peternak.

Gibran menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), melalui percepatan vaksinasi dan pelaporan dini oleh masyarakat.

Baca Juga: Wapres Gibran Kembali Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan Umat

"Pastikan semua sapi, ya, Pak Bupati, yang mendapatkan vaksin. Dan warga, Bapak/Ibu semua, juga jangan telat melapor. Jadi kalau ada satu kejadian, langsung dilaporkan. Biar tidak mewabah dan mengular. Saya pesan itu, satu," kata Gibran, Jumat (27/03/2026).

Selain pengendalian penyakit, dia juga mendorong penguatan rantai pasok peternakan melalui hilirisasi industri. Menurutnya, pembangunan fasilitas pengolahan hasil peternakan secara terintegrasi menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus menjaga stabilitas sektor.

"Segera mendatangkan investor untuk membangun pabrik. Ini penting sekali. Jadi untuk pabrik pakan semua dari A sampai Z. Jadi ada hilirisasinya di sini. Jadi dari awal sampai produk akhir harus segera mendatangkan investor," ujarnya.

Dia pun meminta pemerintah daerah segera menjajaki peluang investasi, guna mengembangkan ekosistem peternakan yang terhubung dari hulu hingga hilir, termasuk penyediaan pakan, pengolahan produk, hingga distribusi.

"Harus dari hulu ke hilir selesai semua. Jadi, jangan sampai ada lagi warga yang mengeluh masalah," tuturnya.

Menurutnya, penguatan sektor peternakan tidak hanya berdampak pada produktivitas, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Baca Juga: Silaturahmi Idulfitri, Gibran Ajak Pesantren Berperan Aktif Sukseskan Program Pemerintah

"Nanti kalau sudah ada pabriknya, harga pakan harus stabil. Ada pembukaan lapangan kerja. Dan warga di sini harus sejahtera semua," tutur Wapres.

Sementara itu, Bupati Boyolali, Agus Irawan, menyampaikan bahwa sektor peternakan sapi perah menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

"Ini kita berada di salah satu kecamatan atau desa yang memang potensi terbesar kami adalah peternakan. Salah satunya, peternakan sapi perah ini menjadi andalan untuk perekonomian warga," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.