Akurat
Pemprov Sumsel

Prabowo: Kami Mengecam Keras Tindakan Keji yang Menewaskan Prajurit TNI di Lebanon

Putri Dinda Permata Sari | 4 April 2026, 22:07 WIB
Prabowo: Kami Mengecam Keras Tindakan Keji yang Menewaskan Prajurit TNI di Lebanon
Presiden Prabowo Subianto memberi penghormatan terakhir kepada tiga prajurit yang gugur di Lebanon. (Instagram @prabowo)

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon. Dia menegaskan, seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas kehilangan tersebut.

"Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon," kata Prabowo, melalui akun instagram @prabowo, Sabtu (4/4/2026).

Ketiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon. Mereka merupakan bagian dari misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNFIL).

Baca Juga: Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo juga menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan yang menyebabkan gugurnya para prajurit tersebut.

"Kami, saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa," ujarnya.

Dia menegaskankomitmen negara untuk terus menghormati jasa para prajurit yang gugur, serta menjaga kehormatan TNI.

"Negara akan selalu hadir untuk menghormati jasa para pahlawan, menjaga kehormatan prajurit kita, serta memastikan pengorbanan mereka tidak pernah dilupakan," lanjutnya.

Baca Juga: Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir

Dia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga semangat persatuan serta terus mendukung upaya perdamaian dunia.

"Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa," tutup Prabowo.

Pernyataan tersebut menegaskan sikap resmi pemerintah Indonesia yang tidak hanya berduka, tetapi juga mengecam setiap bentuk kekerasan terhadap pasukan perdamaian internasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.