Akurat
Pemprov Sumsel

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, KSAD: Kita Kehilangan Putra Terbaik Bangsa

Moehamad Dheny Permana | 5 April 2026, 16:42 WIB
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, KSAD: Kita Kehilangan Putra Terbaik Bangsa
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Maruli Simanjuntak.

AKURAT.CO Duka menyelimuti jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah tiga prajurit yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon gugur dalam menjalankan tugas.

Kepergian mereka meninggalkan kehilangan mendalam, tidak hanya bagi institusi TNI, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Maruli Simanjuntak, menegaskan bahwa para prajurit yang gugur merupakan sosok-sosok terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat sebelum diberangkatkan dalam misi internasional.

“Kami hari ini berduka, tiga anggota kita gugur. Untuk tiga orang ini kami sangat kehilangan. Mereka adalah putra-putra terbaik kami yang dipilih untuk menjalankan penugasan peacekeeping,” ujar Maruli dalam prosesi penghormatan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (5/4/2026).

Ia menjelaskan, dalam setiap penugasan luar negeri, termasuk di wilayah konflik, para prajurit telah dibekali prosedur operasi standar (SOP) yang ketat, termasuk langkah-langkah perlindungan diri dalam situasi darurat.

“Semua sudah ada SOP-nya. Dalam kondisi tertentu, mereka memiliki instruksi untuk masuk bunker dan langkah pengamanan lainnya.

Nanti akan ada tim yang mendalami bagaimana peristiwa ini bisa terjadi,” jelasnya.

Baca Juga: Kardinal Suharyo Sampaikan Pesan Paus Leo: Doa Pemimpin yang Menghendaki Perang Tak Akan Didengar Tuhan

Maruli juga memastikan bahwa investigasi akan dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap kronologi pasti insiden yang menyebabkan gugurnya ketiga prajurit tersebut.

Di tengah suasana duka, KSAD turut menyampaikan pesan kepada keluarga prajurit yang masih bertugas di wilayah misi agar tetap tenang dan tidak larut dalam kekhawatiran.

“Tidak perlu terlalu risau. Mereka sudah terlatih dan tahu apa yang harus dilakukan. Namun, dalam setiap penugasan tentu ada risiko. Yang terpenting, kita doakan semuanya berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.