Akurat
Pemprov Sumsel

Harga BBM Subsidi Tak Naik Jadi Langkah Strategis Jaga Daya Saing Industri Nasional

Putri Dinda Permata Sari | 7 April 2026, 11:17 WIB
Harga BBM Subsidi Tak Naik Jadi Langkah Strategis Jaga Daya Saing Industri Nasional
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Nurdin Halid.

AKURAT.CO Kebijakan pemerintah yang memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak mengalami kenaikan sepanjang 2026, dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global.

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Nurdin Halid, menyambut positif keputusan tersebut. Dia menilai, kepastian harga energi memberikan dampak langsung terhadap keberlangsungan sektor industri dan daya beli masyarakat.

"Stabilitas harga energi menjadi kunci dalam menjaga efisiensi biaya logistik dan produksi, sehingga daya saing industri nasional tetap terjaga," ujar Nurdin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga: BBM Subsidi Tak Naik, Menhub Pastikan Tarif Transportasi Umum Tetap Stabil

Menurutnya, kebijakan ini memberi ruang bagi pelaku usaha untuk menyusun perencanaan bisnis secara lebih terukur, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.

Manfaat dari kebijakan tersebut tidak hanya dirasakan oleh industri skala besar, tetapi juga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sangat sensitif terhadap perubahan biaya produksi.

Dengan harga BBM yang terkendali, tekanan biaya dapat ditekan sehingga pelaku usaha tetap bisa menjaga margin dan kelangsungan usaha.

Di sisi lain, Nurdin menilai stabilitas harga BBM juga berperan dalam menahan laju inflasi serta menjaga konsumsi domestik tetap kuat sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi.

Meski demikian, dia mengingatkan pentingnya pengawasan dalam penyaluran subsidi agar tepat sasaran. Tanpa kontrol yang baik, beban fiskal negara berpotensi meningkat dan mengurangi ruang kebijakan di masa depan.

"Subsidi harus digunakan secara bijak dan tepat sasaran. Ini adalah instrumen perlindungan sosial, bukan untuk disalahgunakan," tegasnya.

Baca Juga: Jaga Pasokan BBM, Bahlil Buka Opsi Impor Minyak dari Rusia

Dia juga mendorong pemerintah memperkuat sistem distribusi BBM subsidi guna mencegah kebocoran, sekaligus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak. Konsistensi kebijakan dan tata kelola yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. 

Dengan kondisi yang stabil, industri nasional memiliki peluang untuk tumbuh lebih tangguh dan kompetitif di tengah dinamika global. "Dengan stabilitas yang terjaga, industri memiliki peluang untuk tumbuh lebih resilien dan berdaya saing," pungkasnya.

Pemerintah sebelumnya memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026, meski harga minyak dunia terus merangkak naik di tengah memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.