Presiden Prabowo Mampu Jaga Stabilitas Harga BBM, Menenteramkan Kita Semua

AKURAT.CO Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mampu menjaga stabilitas harga BBM di tengah situasi dunia yang penuh gejolak patut mendapat apresiasi.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Lukmanul Hakim, juga mengapresiasi keputusan pemerintah yang memastikan bahwa tidak ada kenaikan harga BBM di dalam negeri sampai akhir tahun.
Menurutnya, hal ini akan memberi ketenangan bagi masyarakat dalam berkegiatan dan melakukan usaha.
"Kita patut berikan pujian, sebagai rasa hormat atas kebijakan pemerintah pimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mengedepankan menjaga harga jual BBM dalam negeri meski situasi sedang tidak mudah," ujar Lukamanul, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Dia menilai bahwa hal tersebut sebagai kebijakan yang tepat dan mengedepankan kepentingan rakyat, di tengah berbagai himpitan masalah yang cukup berat.
Baca Juga: Prabowo Perintahkan Pemda dan TNI Beli Bus hingga Truk Listrik Buatan Indonesia
"Ada masalah internasional, juga ada masalah dalam negeri yang kita hadapi. Tapi keputusan presiden sungguh menenteramkan kita semua. Kita patut angkat topi untuk itu," kata Lukmanul.
Dalam konstelasi politik nasional, Lukmanul mengajak semua pihak untuk berpikir jernih terhadap kebijakan pemerintah. Ia pun menekankan pentingnya menyampaikan kritik yang konstruktif.
"Harga BBM di dalam negeri menjadi faktor yang pengaruhnya menyapa setiap sektor, setiap lini dan setiap sendi perekonomian nasional. Tolong pertimbangkan hal itu. Kritik, masukan dan pendapat memang perlu dikemukakan. Tapi kalau tidak relevan dengan niat dasar kebijakan, ya tidak usahlah dipaksa-paksakan. Kasihan rakyat kalau dipakai sebagai alasan pembenaran untuk kritik, opini, dan pendapat yang dibuat," jelasnya.
Dalam konteks perekonomian nasional, Lukmanul berharap para cendekiawan dapat memberikan perspektif terkait apa saja yang dapat dilakukan masyarakat dan dunia usaha setelah ada kepastian harga BBM.
"Masyarakat tidak usah terpengaruh oleh berbagai spekulasi terkait kondisi keuangan negara. Percayakan kepada pemerintah. Setiap kebijakan yang diberikan tentu ada konsekuensi biayanya dan semua itu pasti sudah diperhitungkan," kata legislator di DPRD Provinsi Jakarta tersebut.
Baca Juga: Gibran Tegas Tolak Usulan JK Naikkan Harga BBM: Arahan Prabowo Jaga Subsidi untuk Rakyat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








