Akurat
Pemprov Sumsel

Tak Cuma Bagi-bagi Tanah, BBT Komitmen Tingkatkan Ekonomi Subjek Reforma Agraria

Siti Nur Azzura | 14 April 2026, 20:58 WIB
Tak Cuma Bagi-bagi Tanah, BBT Komitmen Tingkatkan Ekonomi Subjek Reforma Agraria
Penandatanganan kerja sama (PKS) dengan PT PNM dengan Badan Bank Tanah.

AKURAT.CO Badan Bank Tanah menegaskan bahwa program reforma agraria bukan hanya sekadar bagi-bagi tanah, tetapi juga sebagai upaya peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat sebagai penerima manfaat.

Untuk itu, Badan Bank Tanah melakukan penandatanganan kerja sama (PKS) dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), sebagai upaya memberdayakan subjek reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah.

Plt. Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, menyampaikan melalui sinergi ini masyarakat akan mendapatkan akses yang lebih luas terhadap pendampingan usaha, pembiayaan, serta penguatan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi ekonomi di atas lahan yang dikelola.

Baca Juga: RPH Capai 94,7 Persen, Badan Bank Tanah Dapat Penghargaan dari BPK

"Bagi kami, tanah bukan sekadar aset, tetapi ruang harapan. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang menjadi subjek reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah benar-benar mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, mandiri, dan sejahtera," kata Hakiki, dikutip Selasa (14/4/2026).

Dia menambahkan, pemberdayaan menjadi kunci penting agar pemanfaatan lahan tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi mampu menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada Badan Bank Tanah atas kepercayaan yang diberikan kepada PT PNM untuk memberdayakan penerima manfaat reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah.

"Melalui kerja sama ini kami berkomitmen untuk bersama-sama membuka akses, membuka peluang, dan membuka masa depan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya perempuan prasejahtera di Indonesia," ujar Arief.

Menurutnya, pemberdayaan bukan hanya soal memberikan bantuan, tetapi tentang membangun kepercayaan diri, kemandirian, dan martabat mereka yang selama ini bahkan tidak berani bermimpi. Dia menceritakan bahwa PNM telah sukses meningkatkan puluhan juta ekonomi Masyarakat Indonesia melalui program PNM Mekaar.

Baca Juga: Badan Bank Tanah Siapkan 120 Ha Lahan Bangun Rumah Tapak, Bakal Gandeng Pengembang Lokal

"Lebih dari 23,1 juta perempuan prasejahtera telah PNM dampingi. Dari yang awalnya memulai usaha kecil di rumah, berjualan gorengan, menjahit, hingga warung sederhana, kini banyak yang telah berkembang, membuka lapangan kerja, menyekolahkan anak-anaknya lebih tinggi, bahkan menjadi inspirasi di komunitasnya," paparnya.

Melalui kolaborasi ini, dia berharap lokasi Hak Pengelolaan Badan Bank Tanah dapat menjadi pusat aktivitas produktif masyarakat. Tidak hanya menghadirkan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan usaha, peningkatan kapasitas, hingga pembentukan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Bayangkan jika di setiap titik pengelolaan lahan tersebut tumbuh kelompok-kelompok usaha perempuan yang kuat, saling mendukung, dan mandiri. Ini bukan hanya tentang ekonomi, tetapi juga tentang menciptakan komunitas yang berdaya dan sejahtera," pungkas dia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.