Akurat Logo

Bappisus Minta Elite Jaga Kekondusifan: Jangan Recoki Negara Kita dengan Hal Sepele

Moehamad Dheny Permana | 5 Mei 2026, 21:09 WIB
Bappisus Minta Elite Jaga Kekondusifan: Jangan Recoki Negara Kita dengan Hal Sepele
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aries Marsudiyanto, saat menyampaikan keterangan kepada awak media. (Akurat.co/Moehamad Dheny Permana)

AKURAT.CO Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aries Marsudiyanto, meminta seluruh elemen bangsa, terutama para elite dan akademisi, untuk menjaga kekondusifan nasional di tengah upaya pemerintah memacu pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Aries usai melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026). Pertemuan itu secara khusus membahas evaluasi berbagai program strategis yang tengah berjalan.

Dia menekankan, Presiden Prabowo sangat terbuka terhadap segala bentuk aspirasi maupun pandangan dari luar pemerintahan. Menurutnya, ruang demokrasi dan diskusi selalu dibuka lebar bagi siapa saja yang ingin memberikan masukan.

Baca Juga: Misbakhun: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Bukti Tahan Banting di Tengah Tekanan Global

"Ya, kita banyak berdiskusi ya evaluasi dengan berbagai macam program yang sudah berjalan seperti itu. Dan saya mengharap ya kepada seluruh elit bangsa saat ini ya apalagi para akademisi ya, itu para pengamat, Bapak Presiden selalu membuka ruang untuk berkomunikasi, berdemokrasi, berdiskusi ya," ujar Aries kepada awak media.

Kendati demikian, dia memberikan catatan tegas mengenai batasan dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik. Dia meminta publik bisa membedakan antara kritik yang bersifat membangun dengan tindakan yang menjurus pada provokasi atau penghinaan.

Aries mengingatkan agar cara-cara penyampaian pendapat tetap mengedepankan etika yang baik. Hal ini penting agar diskursus publik tetap sehat dan tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu di tengah masyarakat.

"Silakan menyampaikan kritik-kritik dengan cara-cara yang baik ya. Ada kritik, ada penghinaan, ada provokasi. Nah, kita harus tahu masuk di sektor mana ya," tegasnya.

Dia juga menyoroti kondisi global yang sedang tidak menentu akibat konflik di berbagai belahan dunia. Indonesia sejauh ini mampu bertahan dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil, meskipun tekanan eksternal sangat kuat.

Baca Juga: Penuh Anomali, Ekonom Celios Sebut Data Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Cuma Untuk Senangkan Presiden

Dia berharap, kesuksesan menjaga stabilitas ekonomi ini tidak dirusak oleh polemik-polemik kecil yang kontraproduktif. Kerja keras pemerintah dalam membangun infrastruktur dan ekonomi menurutnya memerlukan dukungan serta kekompakan dari seluruh pihak.

"Bangsa kita sedang sibuk membangun dengan situasi perang dunia saat ini. Alhamdulillah ya semuanya ekonomi dalam keadaan baik ya. Jangan direcok-recoki dengan hal-hal yang remeh temeh yang sepele ya. Gitu, marilah kita sama-sama kompak lah apalagi elitnya ya," pungkasnya.

Hal ini seolah menjadi sinyal bagi para pengamat dan politisi untuk lebih fokus pada substansi pembangunan nasional. Pemerintah berharap adanya sinergi yang kuat antara eksekutif dan para pakar demi menghadapi tantangan global ke depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.