Menko PM Dukung SOIna Perjuangkan Atlet Bertalenta Khusus Indonesia

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mendukung organisasi Special Olympics Indonesia (SOIna) untuk terus memperjuangkan atlet penyandang disabilitas intelektual Indonesia ikut dalam berbagai ajang olahraga.
Ia mengapresiasi dedikasi SOIna dalam mendampingi dan membina penyandang disabilitas intelektual di Indonesia melalui kegiatan olahraga dan nonolahraga. Termasuk kesehatan, sosial, dan kebudayaan.
Menurut Muhaimin, gerakan kesukarelawanan dan pemberdayaan yang dilakukan SOIna merupakan langkah penting dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.
"Kegiatan ini luar biasa, kesukarelawanan yang menjadi kekuatan sekaligus saya sebagai menteri dan jajaran menyambut baik dan siap memberi dukungan kepada saudara-saudara," katanya, saat menerima audiensi pengurus SOIna di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Senin (11/5/2026) kemarin.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum SOIna, Warsito Ellwein, menyebut jumlah penyandang disabilitas intelektual di Indonesia diperkirakan mencapai 5,4 juta jiwa, atau sekitar 2,3 persen populasi berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Baca Juga: Menko PM: Melindungi Pekerja Sama Saja Lindungi Usaha di Masa Depan
Namun, kelompok tersebut masih menghadapi stigma sosial dan minim perhatian publik.
"Di masyarakat masih banyak stigma negatif terhadap penyandang disabilitas intelektual. Padahal mereka memiliki potensi dan talenta luar biasa yang perlu difasilitasi, bukan dikasihani," ujar Warsito.
SOIna secara rutin menggelar pembinaan dan kompetisi olahraga bagi atlet bertalenta khusus, mulai dari tingkat klub, kabupaten/kota, provinsi, nasional hingga internasional.
Pada Oktober mendatang, SOIna akan menggelar Pekan Special Olympic Nasional Anak Difabel Intelektual di Kupang, sebagai ajang seleksi menuju Special Olympic World Summer Games di Santiago, Chile, tahun 2027.
Sementara itu, atlet SOIna cabang Dance Sport, Nattasha, turut menyampaikan pengalamannya mewakili Indonesia di Turin, Italia, dan berhasil meraih medali perunggu.
"Saya bangga menjadi atlet yang membanggakan Indonesia. Saya berharap mendapat dukungan agar bisa kembali berprestasi di Pesonas Kupang dan meraih medali emas," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





