Belum Genap Setahun Berdiri, Sekolah Rakyat Sudah Panen Prestasi

AKURAT.CO Persaingan ketat antar pelajar di Kota Surakarta tidak membuat para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 17 Surakarta, Jawa Tengah, kehilangan semangat.
Sejumlah prestasi justru berhasil diraih dan mendapat apresiasi langsung dari Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Hal itu terungkap saat Gus Ipul berdialog dengan para siswa usai salat isya di musala SRMA 17 Surakarta.
Dalam suasana santai, Gus Ipul bercengkerama sambil meninjau perkembangan pendidikan dan kegiatan ekstrakurikuler para siswa.
Ia menanyakan berbagai hal, mulai dari fasilitas sekolah, pengalaman belajar di Sekolah Rakyat, cita-cita siswa, pelajaran favorit, hingga latar belakang keluarga mereka.
Suasana sempat mencair ketika Gus Ipul bercanda dengan seorang siswa yang bercita-cita menjadi Menteri Kehutanan.
“Kenapa kok pengen jadi Menteri Kehutanan? Kenapa enggak jadi Menteri Sosial aja?” canda Gus Ipul yang disambut tawa para siswa, dikutip Senin (18/5/2026).
Di balik suasana hangat tersebut, Gus Ipul juga mengevaluasi kualitas tenaga pengajar di SRMA 17 Surakarta. Ia mengaku senang mendengar para siswa merasa nyaman belajar bersama guru-guru yang dinilai sabar dan mudah dipahami.
Gus Ipul turut bangga karena sekolah yang belum genap setahun berdiri itu mulai mencetak berbagai prestasi di tingkat daerah.
Baca Juga: Presiden Prabowo Beberkan Strategi Jaga Soliditas TNI-Polri
Kepala SRMA 17 Surakarta, Sephtina Shinta, mengatakan para siswa sangat antusias mengikuti berbagai kompetisi dan kejuaraan, mulai dari paskibra, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), hingga perlombaan seni.
“Di Kota Surakarta, alhamdulillah tiga siswa SRMA 17 Surakarta berhasil menjadi anggota Paskibra tingkat Kota Surakarta. Untuk POPDA, beberapa medali juga sudah kami raih, mulai dari silat yang mendapat medali perak hingga voli pantai juara tiga,” ujar Sephtina.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri mengingat persaingan di tingkat SMA di Kota Surakarta tergolong sangat kompetitif.
Sementara itu, Gus Ipul menegaskan setiap anak memiliki potensi dan keunggulan masing-masing yang harus terus diasah.
Ia pun berpesan kepada para siswa agar tidak mudah menyerah ketika gagal dan tidak cepat puas saat berhasil meraih prestasi.
“Kalau sekarang belum bisa, jangan kecil hati. Yang sudah merasa bisa, belajar terus. Memang bakat setiap anak berbeda-beda, tapi setiap anak pasti punya keunggulan, pemberian dari Allah SWT,” pesan Gus Ipul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










