Kemlu Tempuh Jalur Diplomatik Selamatkan 9 WNI yang Ditangkap Israel

AKURAT.CO Kementerian Luar Negeri menyatakan sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional menuju Gaza dilaporkan telah ditangkap otoritas Israel.
Juru Bicara I Kemlu, Yvonne Mewengkang, mengatakan, sembilan WNI tersebut merupakan anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang ikut dalam misi GSF 2.0.
"Berdasarkan informasi terkini, sembilan WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0, semuanya dilaporkan telah ditangkap Israel," kata Yvonne, dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).
Ia menyebut Kemlu bersama perwakilan Indonesia di luar negeri terus melakukan komunikasi dengan otoritas setempat dan pihak terkait untuk memastikan perlindungan terhadap para WNI tersebut.
"Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat dan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelindungan kesembilan WNI tersebut," ujar Yvonne.
Baca Juga: Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 19 Orang, Anak-anak dan Perempuan Jadi Korban
Menurutnya, pemerintah akan memaksimalkan langkah diplomatik dan kekonsuleran agar seluruh WNI dapat segera dipulangkan dengan selamat.
"Seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan mereka dapat kembali dengan selamat," katanya.
Pemerintah Indonesia juga meminta Israel segera membebaskan kapal dan seluruh awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan.
"Indonesia mendesak pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan," ujar Yvonne.
Berikut 9 WNI yang ditangkap tentara Israel, berdasarkan laporan GPCI:
Baca Juga: Presiden Irlandia Catherine Connolly Bangga Adiknya Ditahan Israel saat Misi Gaza
1. Herman Budianto Sudarsono (GPCI-Dompet Dhuafa), Kapal Zapyro.
2. Ronggo Wirasanu (GPCI-Dompet Dhuafa), Kapal Zapyro.
3. Andi Angga Prasadewa (GPCI-Rumah Zakat), Kapal Josef.
4. Asad Aras Muhammad (GPCI-Spirit of Aqso), Kapal Kasr-1.
5. Hendro Prasetyo (GPCI-SMART 171), Kapal Kasr-1.
6. Bambang Noroyono (Republika), Kapal BoraLize.
7. Thoudy Badai Rifan Billah (Republika), Kapal Ozgurluk.
8. Andre Prasetyo Nugroho (Tempo), Kapal Ozgurluk.
9. Rahendro herubowo (Tim Media GPCI dan iNews), Kapal Ozgurluk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









