Akurat Logo

Kemlu Tempuh Jalur Diplomatik Selamatkan 9 WNI yang Ditangkap Israel

Ayu Rachmaningtyas | 20 Mei 2026, 10:47 WIB
Kemlu Tempuh Jalur Diplomatik Selamatkan 9 WNI yang Ditangkap Israel
Kapal Angkatan Laut Israel mencegat armada Global Sumud Flotilla dalam perjalanan mengirim bantuan ke Gaza, pada 18 Mei 2026. Foto: Global Sumud Flotilla/BBC/Kompas.com

AKURAT.CO Kementerian Luar Negeri menyatakan sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional menuju Gaza dilaporkan telah ditangkap otoritas Israel.

Juru Bicara I Kemlu, Yvonne Mewengkang, mengatakan, sembilan WNI tersebut merupakan anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang ikut dalam misi GSF 2.0.

"Berdasarkan informasi terkini, sembilan WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0, semuanya dilaporkan telah ditangkap Israel," kata Yvonne, dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).

Ia menyebut Kemlu bersama perwakilan Indonesia di luar negeri terus melakukan komunikasi dengan otoritas setempat dan pihak terkait untuk memastikan perlindungan terhadap para WNI tersebut.

"Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat dan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelindungan kesembilan WNI tersebut," ujar Yvonne.

Baca Juga: Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 19 Orang, Anak-anak dan Perempuan Jadi Korban

Menurutnya, pemerintah akan memaksimalkan langkah diplomatik dan kekonsuleran agar seluruh WNI dapat segera dipulangkan dengan selamat.

"Seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan mereka dapat kembali dengan selamat," katanya.

Pemerintah Indonesia juga meminta Israel segera membebaskan kapal dan seluruh awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan.

"Indonesia mendesak pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan," ujar Yvonne.

Berikut 9 WNI yang ditangkap tentara Israel, berdasarkan laporan GPCI:

Baca Juga: Presiden Irlandia Catherine Connolly Bangga Adiknya Ditahan Israel saat Misi Gaza

1. Herman Budianto Sudarsono (GPCI-Dompet Dhuafa), Kapal Zapyro.

2. Ronggo Wirasanu (GPCI-Dompet Dhuafa), Kapal Zapyro.

3. Andi Angga Prasadewa (GPCI-Rumah Zakat), Kapal Josef.

4. Asad Aras Muhammad (GPCI-Spirit of Aqso), Kapal Kasr-1.

5. Hendro Prasetyo (GPCI-SMART 171), Kapal Kasr-1.

6. ⁠Bambang Noroyono (Republika), Kapal BoraLize.

7. ⁠Thoudy Badai Rifan Billah (Republika), Kapal Ozgurluk.

8. ⁠Andre Prasetyo Nugroho (Tempo), Kapal Ozgurluk.

9. Rahendro herubowo (Tim Media GPCI dan iNews), Kapal Ozgurluk.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.