Akurat Logo

Surya Paloh Sebut Pidato Ekonomi Prabowo Penuh Semangat Patriotisme

Putri Dinda Permata Sari | 20 Mei 2026, 17:35 WIB
Surya Paloh Sebut Pidato Ekonomi Prabowo Penuh Semangat Patriotisme
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Palo, memuji pidato Presiden RI Prabowo Subianto terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027. (Akurat.co/Putri Dinda Permata Sari)

AKURAT.CO Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menilai, pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 sarat dengan semangat heroisme dan patriotisme dalam membangun bangsa.

Menurut Surya, pidato Presiden Prabowo menegaskan kembali pentingnya komitmen terhadap Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi nasional.

“Pokoknya beliau membangun semangat heroisme dan patriotisme di negeri ini. Itu yang pasti. Bisa jelas ditandaskan kembali bagaimana kita harus tetap berpegang teguh pada komitmen dasar kepada Pasal 33 Undang-Undang Dasar,” kata Surya Paloh kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Meski mengapresiasi arah besar kebijakan ekonomi yang disampaikan Presiden, Surya mengingatkan implementasi strategi tersebut tidak akan berjalan mudah tanpa kesiapan pemerintah menghadapi berbagai tantangan.

Ia menilai gagasan strategis yang disampaikan dalam pidato KEM-PPKF perlu dikawal secara realistis agar dapat diwujudkan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Tetapi permasalahannya, strategi yang cukup strategis ini tentu tidak semuanya bisa dengan mudah diaplikasikan sedemikian rupa,” ujarnya.

Surya menegaskan Partai NasDem mendukung visi besar pemerintah.

Baca Juga: Pemerintah Terus Berupaya Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel

Namun, ia meminta pemerintah menyiapkan langkah cadangan atau reserve strategy apabila pelaksanaan kebijakan tidak berjalan sesuai rencana.

“Nah ini perlu perhatian kita bersama. Artinya kita mendukung pikiran-pikiran besar ini, tetapi pemerintah juga harus memiliki cadangan strategi apabila hal ini tidak teraplikasikan sesuai dengan rencana,” tutur Surya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu (20/5/2026), memaparkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2027 berada di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan pertumbuhan ekonomi tersebut bukan sekadar target angka, tetapi harus berdampak langsung terhadap penurunan kemiskinan dan ketimpangan sosial.

“Dengan strategi ekonomi yang tepat, kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan, saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen di tahun 2027 menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029,” ujar Prabowo.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.