Dasco: Sudah Banyak Kerja Lapangan, Nanik Deyang Pilihan Tepat Pimpin BGN

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menilai, penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan keputusan yang tepat.
Menurutnya, Nanik selama ini memiliki rekam jejak kuat dalam melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan.
“Bu Nanik ini banyak melakukan kerja-kerja lapangan, melakukan monitoring-monitoring lapangan, dan juga banyak sudah menutup dapur-dapur yang tidak memenuhi syarat di lapangan,” kata Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Dasco mengatakan penilaian tersebut tidak terlepas dari hasil pemantauan DPR terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.
Menurutnya, keterlibatan langsung Nanik dalam pengawasan lapangan menjadi modal penting untuk memimpin BGN ke depan.
“Sehingga menurut kami, pada hemat kami, keputusan Presiden untuk mengangkat Wakil Kepala BGN yang lama menjadi pimpinan BGN yang baru, walaupun itu adalah hak prerogatif pemerintah dalam hal ini Presiden, mungkin adalah pilihan yang tepat,” ujarnya.
Baca Juga: Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dasco: Momentum Perbaikan Menyeluruh
Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu juga mengapresiasi langkah pemerintah melakukan evaluasi dan pergantian pimpinan BGN.
Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan adanya respons terhadap berbagai masukan yang disampaikan DPR serta hasil evaluasi internal pemerintah.
Ia optimistis pergantian kepemimpinan akan menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola lembaga sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
“Tadi kalau mendengar penjelasan dari Menteri Sekretaris Negara, ada hal-hal evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah. Dalam hal ini menyangkut tata kelola dan kerja sama lintas kementerian yang dirasa masih kurang serta beberapa catatan lain yang memang harus dibenahi,” katanya.
Dasco menegaskan, pergantian pimpinan tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat, terutama penerima manfaat Program MBG.
Sebaliknya, ia berharap program tersebut dapat berjalan lebih baik dan menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Ia juga mengungkapkan bahwa berbagai masukan terkait perbaikan BGN telah disampaikan Komisi IX DPR kepada pemerintah secara tertulis melalui Menteri Sekretaris Negara.
Ke depan, DPR melalui Komisi IX akan segera berkoordinasi dengan jajaran pimpinan BGN yang baru untuk mengetahui langkah-langkah pembenahan yang akan dilakukan.
“Komisi IX akan segera melakukan koordinasi untuk mengetahui rencana pimpinan BGN yang baru dalam memperbaiki dan meningkatkan tata kelola di BGN agar menjadi lebih baik,” jelasnya.
Baca Juga: Enggak Disiplin! Jadi Alasan Utama Dadan Dicopot dari Kepala BGN
Dasco pun meminta publik memberikan kesempatan kepada jajaran pimpinan baru untuk bekerja dan menunjukkan hasil kinerjanya.
“Saya pikir pemerintah mempunyai pertimbangan sendiri. Silakan nanti kepemimpinan yang baru dinilai oleh masyarakat penerima manfaat, dan tentunya DPR juga akan terus melakukan pemantauan,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










