Akurat Logo

Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Terus Dorong Program Pangan hingga Energi

Ayu Rachmaningtyas | 7 Juni 2026, 02:36 WIB
Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Terus Dorong Program Pangan hingga Energi
Mensesneg, Prasetyo Hadi, memastikan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Foto: Bakom RI

AKURAT.CO Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui percepatan berbagai program strategis di sektor riil, mulai dari pangan hingga perikanan.

Langkah ini penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi makro di tengah dinamika global yang masih penuh tantangan.

"Mendorong program-program yang dapat meningkatkan pertumbuhan sektor ekonomi riil untuk bisa dipercepat terutama program-program di bidang pangan, program-program di bidang energi. Kemudian program-program di bidang perikanan dan termasuk industrialisasi dan hilirisasi," jelas Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Sabtu (6/6/6/2026).

Menurutnya, stabilitas ekonomi nasional tidak bisa dijaga oleh satu institusi saja. Karena itu, pemerintah memperkuat koordinasi lintas lembaga agar kebijakan moneter dan fiskal berjalan seiring dan saling mendukung.

"Koordinasi yang intens di antara seluruh pemangku kepentingan ekonomi di dalam rangka tadi, menjaga baik moneter maupun fiskal kita, terus berada di posisi yang kita harapkan," kata Prasetyo.

Baca Juga: Pemerintah, BI dan DPR Perkuat Kebijakan Fiskal dan Moneter, Hasilkan Dua Strategi Jaga Rupiah

Kondisi ekonomi global saat ini menuntut adanya kerja sama yang kuat antarpemangku kepentingan. Seluruh kebijakan yang diambil pemerintah harus mampu saling memperkuat demi menjaga stabilitas nasional.

Prasetyo juga menyoroti pentingnya sinergi antara kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia dan kebijakan fiskal pemerintah. Ia menilai fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi kuat.

"Dalam situasi hari ini, menuntut kerja sama di antara kita semua. Kebijakan-kebijakan harus saling mendukung, saling memperkuat satu sama lain. Baik dari sisi ekonomi makro di moneter yang dibawa oleh Bank Indonesia, maupun di sisi fiskal yang dikendalikan oleh Menteri Keuangan yang kemarin dilaporkan dari angka-angka indikator menunjukkan bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita memang cukup kuat," terangnya.

Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah akan tetap mewaspadai dinamika ekonomi yang dapat memengaruhi stabilitas nilai tukar rupiah dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk tetap optimistis dalam menjalankan tugas masing-masing secara maksimal.

Baca Juga: Rupiah Anjlok, Pemerintah Yakin Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

"Kita harus tetap optimis untuk menjalankan tugas dan fungsi kita masing-masing dalam rangka bersama-sama menjaga ekonomi kita tetap kuat, tetap tumbuh dan berkenaan dengan masalah nilai tukar supaya bisa segera kembali seperti yang kita harapkan," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.