Akurat Logo

Demo 12 Juni 2026 Berlangsung, Ini Daftar Lokasi yang Sebaiknya Dihindari

Putri Chandra | 12 Juni 2026, 14:36 WIB
Demo 12 Juni 2026 Berlangsung, Ini Daftar Lokasi yang Sebaiknya Dihindari
Daftar lokasi yang perlu dihindari Demo 12 Juni 2026. (Akurat.co)

AKURAT.CO Ketahui beberapa daftar lokasi yang sebaik dihindari karena demo 12 Juni 2026 yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

BEM UI bersama berbagai organisasi mahasiswa dari sejumlah kampus menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Jumat (12 Juni 2026).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan pandangan mereka terkait berbagai persoalan yang dinilai sedang dihadapi Indonesia saat ini.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa beberapa tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah.

Baca Juga: Bundaran HI Masih Sepi Jelang Aksi Unjuk Rasa, TNI-Polri Siaga Amankan Lokasi

Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Mereka meminta pemerintah lebih bijak dalam mengelola anggaran negara dan menghindari pengeluaran yang dianggap tidak mendesak.

Sehubungan dengan adanya aksi massa tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat agar mengantisipasi kemungkinan terjadinya kepadatan lalu lintas.


Daftar Lokasi yang Sebaiknya Dihindari Saat Demo Hari Ini

Bagi masyarakat yang berencana beraktivitas di Jakarta pada hari ini, ada beberapa kawasan yang sebaiknya dihindari karena berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas akibat aksi unjuk rasa.

Baca Juga: Mahasiswa Dihalangi Menuju Bundaran HI, BEM UI Minta Polisi Tak Represif

Sejumlah titik yang diperkirakan terdampak antara lain:

  • Jalan Jenderal Sudirman di sekitar Kantor Pusat BRI

  • Jalan Kebon Sirih dekat Kantor BGN

  • Kawasan Balai Kota yang berada di Jalan Medan Merdeka Selatan

  • Area Monas dan Gambir

  • Lingkungan sekitar Kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Rawamangun, Jakarta Timur.

Untuk mengurangi risiko terjebak kemacetan, warga disarankan memilih rute alternatif sebelum berangkat.

Selain itu, mengatur jadwal perjalanan lebih awal juga bisa menjadi langkah bijak agar aktivitas tetap berjalan lancar meski kondisi lalu lintas sedang padat.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas yang bertugas di lapangan.

Dengan mengikuti petunjuk yang diberikan, arus lalu lintas dapat lebih teratur dan keselamatan seluruh pengguna jalan tetap terjaga selama aksi berlangsung.


FAQ

1. Siapa yang menggelar demo pada 12 Juni 2026?

Aksi demonstrasi digelar oleh BEM UI bersama sejumlah organisasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menyampaikan aspirasi terkait berbagai isu nasional.

2. Di mana lokasi utama aksi demonstrasi berlangsung?

Titik utama aksi berada di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, dengan beberapa titik konsentrasi massa di lokasi lain.

3. Lokasi mana saja yang sebaiknya dihindari?

Beberapa kawasan yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas meliputi Jalan Jenderal Sudirman di sekitar Kantor Pusat BRI, Jalan Kebon Sirih dekat Kantor BGN, kawasan Balai Kota di Jalan Medan Merdeka Selatan, area Monas dan Gambir, serta sekitar Kampus UNJ Rawamangun.

4. Mengapa masyarakat disarankan menghindari lokasi tersebut?

Karena adanya konsentrasi massa yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pengalihan arus lalu lintas, dan perlambatan perjalanan di sekitar lokasi aksi.

5. Apa yang bisa dilakukan agar tidak terjebak macet?

Masyarakat disarankan menggunakan jalur alternatif, memantau informasi lalu lintas terbaru, serta mengatur waktu keberangkatan lebih awal.


Kesimpulan

Demo 12 Juni 2026 yang digelar oleh BEM UI dan sejumlah organisasi mahasiswa diperkirakan akan berdampak pada kondisi lalu lintas di beberapa kawasan strategis Jakarta.

Masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar lokasi aksi sebaiknya merencanakan perjalanan dengan lebih matang, memilih rute alternatif, dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

Dengan persiapan yang tepat, risiko terjebak kemacetan dapat diminimalkan sehingga aktivitas harian tetap berjalan lancar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.