Pramono Bawa Misi Jakarta dan C40 Cities di World Cities Summit 2026 Singapura

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menghadiri rangkaian World Cities Summit (WCS) 2026 di Singapura, dengan mengemban dua peran sekaligus. Yakni mewakili Jakarta sebagai Ibu Kota, serta menjalankan tugas sebagai Vice Chair C40 Cities untuk kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania.
Kehadiran Pramono dalam forum internasional tersebut menjadi langkah strategis bagi Jakarta untuk memperkuat posisi sebagai kota global, yang aktif mencari solusi atas berbagai tantangan perkotaan. Mulai dari perubahan iklim, pembangunan berkelanjutan, hingga penguatan daya saing ekonomi.
Dalam agenda yang mempertemukan para pemimpin kota dari berbagai negara itu, Pramono menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan kawasan perkotaan.
Baca Juga: Pramono Perlu Gotong Royong Biayai Subsidi Transjabodetabek dengan Kota Penyangga
"Jakarta terbuka terhadap investasi pembiayaan hijau dan kemitraan pemerintah dengan swasta untuk mendukung upaya pendinginan perkotaan. Namun, upaya tersebut juga memerlukan dukungan dari sistem keuangan global," ujar Pramono dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
Rangkaian kegiatan di Singapura diawali dengan C40 Mayoral Convening, forum yang mempertemukan para wali kota dan pemimpin daerah dari berbagai belahan dunia untuk membahas strategi percepatan aksi iklim serta pembangunan kota berkelanjutan.
Forum tersebut menjadi momen penting bagi Pramono karena merupakan pertemuan perdana yang diikutinya setelah ditetapkan sebagai Vice Chair C40 Cities untuk kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania pada April 2026.
Dalam kapasitas itu, Pramono tidak hanya membawa kepentingan Jakarta, tetapi juga berperan mendorong kerja sama antar-kota di kawasan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan pembangunan perkotaan.
Partisipasi Jakarta dalam World Cities Summit 2026 juga diarahkan untuk mempelajari berbagai praktik terbaik, yang telah diterapkan kota-kota dunia dalam mengatasi persoalan urban.
Pemerintah Provinsi Jakarta menilai forum ini menjadi ruang penting untuk bertukar gagasan mengenai pengelolaan transportasi, ketahanan iklim, pengembangan infrastruktur hijau, serta peningkatan kualitas hidup warga perkotaan.
Baca Juga: Pramono Minta Pelaku Vandalisme Lift JPO Lenteng Agung Ditindak Tegas
Selain membahas isu lingkungan dan tata kelola kota, forum tersebut dimanfaatkan Jakarta untuk memperluas jaringan kerja sama internasional. Pemprov Jakarta berharap hubungan yang terjalin melalui World Cities Summit dapat membuka peluang investasi baru, khususnya pada sektor pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.
Keikutsertaan Jakarta dalam forum global itu sekaligus menegaskan komitmen Jakarta untuk menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan perkotaan dunia.
Melalui peran aktif di C40 Cities dan World Cities Summit, Jakarta berupaya memperkuat transformasi menuju kota yang lebih nyaman dihuni, ramah lingkungan, tangguh menghadapi perubahan iklim, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







