Calon Paskibraka Pusat 2026 Masuki Tahap Verifikasi Kepribadian

AKURAT.CO Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar salah satu tahapan penting dalam seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat 2026, yakni verifikasi kepribadian, Kamis (18/6/2026).
Tahapan ini dilakukan melalui rangkaian tes komprehensif, termasuk wawancara mendalam, guna menyaring delegasi terbaik dari seluruh Indonesia yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga matang secara emosional dan ideologis.
Wakil Kepala BPIP, Rima Agristina, menegaskan proses verifikasi ini tidak sekadar mencari peserta yang menonjol, tetapi kandidat yang paling sesuai untuk menjalankan tugas sekaligus dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan.
“Penyiapan yang dilakukan bukan hanya untuk melaksanakan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia maupun Hari Lahir Pancasila, tetapi juga sebagai bagian dari kaderisasi calon pemimpin bangsa berkarakter Pancasila,” ujar Rima.
Menurutnya, calon pemimpin masa depan tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual dan kemampuan fisik, tetapi juga kematangan emosional.
“Ada banyak hal yang dipertimbangkan dalam wawancara untuk memastikan peserta yang terpilih benar-benar layak dan siap menjadi bagian dari generasi penerus bangsa,” katanya.
Pelaksanaan verifikasi kepribadian ini disambut antusias para peserta. Mereka membagikan pengalaman persiapan hingga kesan selama mengikuti proses seleksi.
Olivia Juliante Mohamad, peserta asal Gorontalo, mengaku telah melakukan persiapan matang jauh sebelum seleksi tingkat sekolah.
Baca Juga: Demo Mahasiswa Besok, Dasco Pastikan DPR Siap Terima Massa Aksi
Selain menjaga kebugaran fisik lewat olahraga rutin, ia juga melatih mental melalui simulasi wawancara secara mandiri.
“Proses seleksi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Untuk peserta tahun depan, saya sarankan agar lebih mempersiapkan diri, banyak belajar, dan menjaga semangat,” ujar Olivia.
Ia juga mengapresiasi dukungan BPIP dan pemerintah daerah.
Menurutnya, memahami motivasi pribadi dan pengetahuan tentang daerah asal menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan diri saat wawancara.
Kesan serupa disampaikan Dilan Ignatius dari Kalimantan Tengah.
Menurutnya, proses seleksi di tingkat pusat menjadi kesempatan berharga untuk memperluas relasi sekaligus mengenal keberagaman budaya Indonesia.
“Banyak bertemu dengan teman-teman dari seluruh provinsi di Indonesia. Jika nanti ada yang lolos maupun belum lolos ke pusat, tetap jaga silaturahmi dan tetap semangat bertugas di daerah masing-masing,” kata Dilan.
BPIP menegaskan peserta yang belum terpilih ke tingkat pusat tetap memiliki peran penting sebagai anggota Paskibraka di tingkat provinsi.
Mereka diharapkan terus menjaga semangat dan kembali ke daerah masing-masing untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa sebagai generasi muda berkarakter Pancasila.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








