Dari Natuna, Menko Polkam Ingatkan TNI-Polri Perkuat Kedaulatan RI

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, meninjau kesiapan prajurit TNI dan Polri yang bertugas di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, sebagai wilayah terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Djamari mengunjungi Yon Komposit 1/Gardapati dan Gugus Tempur Laut Komando Armada I (Guspurla Koarmada I) untuk memastikan kesiapan pertahanan dan keamanan di wilayah perbatasan utara Indonesia.
Djamari menegaskan penugasan di Natuna merupakan amanah strategis sehingga seluruh personel dituntut menjaga profesionalisme, disiplin, dan soliditas dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara.
"Tugasmu bukan tugas sembarangan, tidak sama dengan tugas di daerah lain. Kalian di sini menjaga kedaulatan kita. Seluruh unsur Angkatan Darat, Laut, Udara, dan Kepolisian harus kompak semua. Bangsa menunggu hasil dari tugasmu di sini," ujar Djamari dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
Ia juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh prajurit agar senantiasa menjaga kesehatan, meningkatkan kekompakan, dan memperkuat sinergi antarmatra. Menurutnya, Presiden berulang kali menekankan bahwa kekuatan negara bertumpu pada soliditas TNI dan Polri.
"Salam beliau adalah selamat bertugas, jaga kesehatan dan kekompakan kalian. Tugas kita masih belum akan selesai, ke depan mungkin akan semakin banyak," kata Djamari.
Selain itu, Menko Polkam mengingatkan prajurit agar memegang teguh sumpah prajurit dan menjaga nama baik Indonesia.
Baca Juga: Hormati Putusan Kasus Nadiem, Menkum Tegaskan Terdakwa Punya Hak Ajukan Upaya Hukum
Menurutnya, Natuna merupakan etalase terdepan Indonesia sehingga setiap tindakan prajurit akan memengaruhi citra bangsa di mata negara lain.
"Apa yang kalian perbuat di sini akan sangat berpengaruh pada pandangan negara-negara sekitar terhadap Indonesia. Apa yang kalian lihat, apa yang kalian lakukan, akan menentukan tingkat penghargaan orang asing kepada bangsa kita," tegasnya.
Djamari juga menekankan pentingnya latihan yang berkelanjutan untuk menjaga kesiapan tempur. Menurutnya, kemampuan prajurit hanya dapat dipertahankan melalui latihan yang konsisten.
"Ingat, tentara kalau tidak bertempur, ya berlatih. Tidak mungkin seorang prajurit mampu melaksanakan tugasnya tanpa latihan. Karena itu, teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan, dan siapkan diri menghadapi setiap tantangan yang mungkin terjadi," ujarnya.
Ia kembali mengingatkan arahan Presiden bahwa kekokohan negara sangat bergantung pada soliditas TNI dan Polri.
"Presiden berulang-ulang menyampaikan bahwa tulang punggung negara ini betul-betul tergantung kepada kekokohan dan kekompakan TNI dan Polri. Kalau dua tiang ini kokoh, negara kita menjadi kuat. Oleh karena itu, jaga betul kedaulatan kita di sini dan laksanakan tugas dengan baik," katanya.
Menurut Djamari, pemerintah terus memperkuat koordinasi antarkementerian dan lembaga untuk memastikan sistem pertahanan dan keamanan maritim berjalan optimal.
Penguatan pengamanan di wilayah perbatasan dinilai penting tidak hanya untuk menjaga kedaulatan, tetapi juga menjamin keamanan pelayaran, perdagangan, perikanan, serta pemanfaatan sumber daya laut yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat perbatasan.
Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam juga menerima paparan dari Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali mengenai kondisi keamanan maritim, kesiapan operasional, serta tantangan strategis di Laut Natuna Utara.
Turut mendampingi Menko Polkam dalam kunjungan tersebut antara lain Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, Bupati Natuna Cen Sui Lan, serta sejumlah pejabat Kemenko Polkam.
Baca Juga: Apa Itu Emotional Cheating? Ini Ciri-ciri dan Bedanya dengan Perselingkuhan Biasa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










