Sekolah Rakyat Jadi Kunci Putus Mata Rantai Kemiskinan

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi II Kota Medan, Sumatera Utara, sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
AHY mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan pendidikan berkualitas yang dapat diakses secara gratis oleh anak-anak dari keluarga prasejahtera.
“Dalam mendukung pelaksanaan program prioritas Bapak Presiden Prabowo untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, saya meninjau secara langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi II Kota Medan di Provinsi Sumatera Utara,” tulis AHY melalui akun X pribadinya, @AgusYudhoyono, Sabtu (4/7/2026).
Menurut AHY, Sekolah Rakyat menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Karena itu, pemerintah berkomitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang memadai agar peserta didik dapat belajar secara optimal.
Sekolah Rakyat Terintegrasi II Kota Medan dibangun di atas lahan seluas 6 hektare dan akan melayani jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas sekitar 1.080 siswa.
Baca Juga: Mensos Minta Kepala Sekolah Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat
Fasilitas yang disediakan meliputi asrama, laboratorium, sarana olahraga, tempat ibadah, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya untuk mendukung proses belajar mengajar secara terpadu.
Sekolah tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 14 Juli 2026, diawali dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
AHY mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Mari kita bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Perawatan juga perlu dilakukan. Upaya ini adalah investasi sumber daya manusia bangsa yang akan melahirkan generasi-generasi unggul untuk membangun Kota Medan, Sumatera Utara, dan Indonesia,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Bagan Piala Dunia 2026 Terbaru: 10 Tim Sudah Lolos ke 16 Besar
- 2Jadwal Lengkap Piala Dunia 2 Juli 2026: Persaingan Sengit Menuju 16 Besar
- 3Rencana Trump Jual Jet Tempur F-35 ke Turki Tuai Kritik, Dinilai Bisa Untungkan Rusia
- 4Trump Sindir Iran di Tengah Pemakaman Ali Khamenei: Kami Beri Waktu Seminggu karena Kami Baik
- 5Kalender Jawa 3 Juli 2026: Weton Jumat Legi Berwatak Tegas, tapi Mudah Marah
- 6Piala Dunia 2026: Vozinha, ke Mana Saja Kamu Selama Ini?
- 7Terbatas! Cek Kode Redeem FF Resmi Hari Ini 4 Juli 2026 Sebelum Kedaluwarsa
- 8Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI dari HP, Gratis Tanpa Ribet
- 9OTT KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin, Masih Diperiksa Intensif
- 1098 Persen Siswa Terbukti Mudah Memahami Pelajaran Berkat Papan Interaktif Digital








