Akurat Logo

Trump Sindir Iran di Tengah Pemakaman Ali Khamenei: Kami Beri Waktu Seminggu karena Kami Baik

Fitra Iskandar | 4 Juli 2026, 11:16 WIB
Trump Sindir Iran di Tengah Pemakaman Ali Khamenei: Kami Beri Waktu Seminggu karena Kami Baik
Presiden AS Donald Trump. Foto: Aljazeera

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan kontroversial terkait Iran saat negara itu memulai rangkaian pemakaman kenegaraan bagi mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Berbicara di hadapan ribuan orang dalam acara peringatan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat di Mount Rushmore pada Jumat (4/7/2026), Trump menyinggung konflik terbaru antara Washington dan Teheran serta mengklaim Amerika Serikat sengaja memberikan waktu kepada Iran untuk menggelar prosesi pemakaman.

"Kami menghancurkan Iran. Mereka sangat ingin mencapai penyelesaian. Kami memberi mereka waktu seminggu untuk pemakaman karena kami baik," kata Trump yang disambut sorak sorai dan tawa para pendukungnya.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Iran secara resmi memulai upacara penghormatan terakhir bagi Ali Khamenei, yang berlangsung selama beberapa hari dan dihadiri delegasi dari berbagai negara.

Pemakaman Ditunda Akibat Perang

Menurut laporan yang beredar, Ali Khamenei tewas pada 28 Februari dalam tahap awal konflik bersenjata antara Iran dengan koalisi Amerika Serikat dan Israel.

Ia dilaporkan meninggal dunia akibat serangan udara gabungan bersama sejumlah anggota keluarganya, termasuk putri, menantu, cucu perempuan yang masih bayi, serta menantu perempuan.

Dalam tradisi Islam, jenazah umumnya dimakamkan dalam waktu 24 jam setelah meninggal dunia. Namun, otoritas Iran memutuskan menunda proses pemakaman karena situasi perang dan tingginya risiko keamanan selama konflik berlangsung.

Prosesi penghormatan baru dapat dilaksanakan setelah tercapainya gencatan senjata sementara pada bulan lalu, yang memungkinkan pemerintah Iran menyelenggarakan rangkaian pemakaman kenegaraan.

Sumber: Indiatoday

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.