Akurat Logo

Dasco Bertemu Penasihat Presiden Bahas Kampung Haji hingga Masa Tunggu Jemaah

Putri Dinda Permata Sari | 10 Agustus 2026, 14:11 WIB
Dasco Bertemu Penasihat Presiden Bahas Kampung Haji hingga Masa Tunggu Jemaah
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menerima Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy. (Instagram @sufmi_dasco)

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menerima kunjungan Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy, untuk membahas berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan jemaah haji Indonesia.

Salah satunya terkait rencana pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi. Selain itu, pemerintah dan DPR turut membahas upaya menekan masa tunggu keberangkatan jemaah haji secara bertahap hingga Daftar Antrean Haji (DAH).

"Diskusi banyak hal yang disampaikan, di antaranya terkait peningkatan kualitas layanan, pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi serta upaya pemerintah menekan masa tunggu keberangkatan jemaah haji secara bertahap hingga DAM," tulis Dasco melalui akun Instagram @sufmi_dasco, Senin (10/8/2026).

Baca Juga: Panggil Menteri Investasi, Prabowo Terima Laporan Perkembangan Kampung Haji dan Penguatan Kinerja BUMN

DPR RI mengapresiasi berbagai perbaikan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026. Menurutnya, pelaksanaan haji tahun ini menunjukkan kemajuan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Meski demikian, Dasco menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dievaluasi agar kualitas pelayanan kepada jemaah Indonesia dapat terus ditingkatkan.

"DPR RI mengapresiasi berbagai perbaikan yang terjadi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 ini. Sebab, pelaksanaan haji menunjukkan kemajuan dibanding tahun-tahun sebelumnya, meskipun masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dievaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan jemaah Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Yaqut Cs Jalani Sidang Perdana pada 11 Agustus Soal Skandal Korupsi Kuota Haji

Untuk itu, DPR akan terus mengawal perbaikan penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun. Evaluasi terhadap pelaksanaan haji 2026 dinilai penting sebagai bahan perbaikan untuk penyelenggaraan musim haji berikutnya.

Menurutnya, evaluasi tidak hanya bertujuan untuk menemukan kekurangan dalam pelaksanaan haji, tetapi juga menjadi pijakan bagi seluruh pihak yang terlibat untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.

"Semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji dapat menjadikan evaluasi tahun ini sebagai pijakan demi meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji mendatang dan jemaah Indonesia memperoleh layanan yang semakin aman, nyaman, dan berkualitas," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.