Mendikdasmen Serahkan Kasus Temuan Senjata di Sekolah Jaksel ke Kepolisian

AKURAT.CO Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menanggapi temuan ratusan senjata api di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dia pun telah berkomunikasi dengan pihak sekolah dan pihak terkait untuk mencari penyelesaian atas temuan tersebut.
"Kami sudah komunikasi dengan pihak sekolah. Intinya begini, pertama, kalau kami di Kemendikdasmen itu kan berkomitmen untuk sekolah menjadi rumah kedua bagi anak-anak sehingga mereka tetap bisa belajar dengan aman dan nyaman," kata Mu'ti, dikutip Selasa (11/8/2026).
Terkait temuan senjata tersebut, dia menyerahkan penjelasan mengenai jenis, jumlah, serta penanganannya kepada aparat kepolisian. "Yang kedua, terkait dengan adanya temuan itu, mungkin aparatur keamanan, dalam hal ini kepolisian, yang lebih punya otoritas untuk menjelaskan. Itu saja," ujarnya.
Baca Juga: Temuan Ratusan Senpi di Sekolah Swasta Jakarta Harus Diusut Tuntas dan Transparan
Sementara untuk pengawasan terhadap sekolah menjadi kewenangan pemerintah daerah sesuai dengan pembagian kewenangan yang berlaku. Pihaknya pun terus berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk mencari langkah penyelesaian atas persoalan tersebut.
"Kami sudah komunikasi, kami sudah komunikasi dengan pihak-pihak terkait dan sedang dicari jalan keluarnya," tegasnya.
Sebelumnya, ratusan senjata ditemukan di sebuah ruangan di sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Temuan tersebut pertama kali terungkap setelah pihak sekolah bersama kepolisian membuka ruangan yang telah lama terkunci.
Jumlah senjata yang diberitakan mencapai sekitar 995 hingga 996 unit. Polisi kemudian menjelaskan bahwa tidak seluruh barang tersebut merupakan senjata api.
Dari ratusan senjata yang ditemukan, polisi menyebut hanya satu pucuk yang diduga merupakan senjata api, sedangkan lainnya berupa senapan angin atau senjata sejenis.
Selain senjata, polisi juga menemukan sejumlah barang lain di ruangan tersebut, termasuk amunisi dan barang yang berkaitan dengan senjata. Dalam perkembangan kasusnya, kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul serta kepemilikan barang-barang tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









