AKURAT.CO Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan alat pertahanan negara yang memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Indonesia.
Namun, terbentuknya TNI tidak terjadi secara langsung setelah Indonesia merdeka.
Sejarah terbentuknya TNI melalui beberapa tahapan yang dipengaruhi oleh kondisi politik dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Baca Juga: TNI Bangun Fasilitas Pengairan untuk 100 Ribu Hektare Sawah, Bisa Panen Tiga Kali Setahun
Lalu, bagaimana sejarah terbentuknya TNI hingga menjadi seperti sekarang?
Berawal dari BKR
Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, pemerintah Indonesia belum langsung membentuk angkatan perang. Pada 22 Agustus 1945, pemerintah membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR).
BKR bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Anggotanya berasal dari berbagai kelompok bersenjata dan bekas anggota organisasi militer pada masa pendudukan Jepang.
Menjadi TKR
Seiring meningkatnya ancaman terhadap kemerdekaan Indonesia, pemerintah menyadari perlunya organisasi militer yang lebih terstruktur. Pada 5 Oktober 1945, BKR kemudian diubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
Tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai Hari TNI atau Hari Angkatan Perang.
Perubahan Menjadi TRI
Dalam perkembangannya, nama TKR mengalami perubahan menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI) pada 26 Januari 1946. Perubahan tersebut dilakukan untuk memperkuat organisasi dan menegaskan kedudukannya sebagai tentara resmi Republik Indonesia.
TRI kemudian menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap kemerdekaan.
Baca Juga: Panglima TNI Bicara Hoaks yang Masif Jelang HUT RI
Terbentuknya TNI
Pada 3 Juni 1947, pemerintah menggabungkan TRI dengan berbagai laskar dan organisasi perjuangan bersenjata ke dalam satu kesatuan. Organisasi tersebut kemudian dikenal sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Pembentukan TNI bertujuan menyatukan berbagai kekuatan bersenjata yang sebelumnya memiliki organisasi berbeda agar berada dalam satu komando.
Perkembangan TNI Setelah Kemerdekaan
Setelah terbentuk, TNI terus mengalami perkembangan sesuai dengan kebutuhan pertahanan negara.
Struktur dan organisasinya mengalami berbagai perubahan hingga akhirnya terdiri atas tiga matra, yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.
Ketiga matra tersebut memiliki tugas dan kemampuan masing-masing dalam menjaga kedaulatan Indonesia.
Sejarah terbentuknya TNI berawal dari BKR yang dibentuk setelah Indonesia merdeka, kemudian berkembang menjadi TKR dan TRI. Pada 3 Juni 1947, berbagai kekuatan bersenjata tersebut disatukan menjadi TNI.
Proses ini menjadi bagian penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan sekaligus membangun sistem pertahanan Indonesia.
Arika Yafi Fawazzain (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









