Akurat Logo

Dokumen PPIH Kesehatan 2027 yang Wajib Disiapkan, Cek Sebelum Daftar Besok!

Nurma Nafisa Faradilla | 19 Agustus 2026, 16:30 WIB
Dokumen PPIH Kesehatan 2027 yang Wajib Disiapkan, Cek Sebelum Daftar Besok!
Ilustrasi dokumen yang harus disiapkan PPIH Kesehatan 2027 - Gemini Google

AKURAT.CO Pendaftaran PPIH Kesehatan 2027 akan dibuka pada 20 hingga 26 Agustus 2026. Calon petugas kesehatan haji perlu menyiapkan sejumlah dokumen pendaftaran PPIH Kesehatan 2027 sebelum mengisi data dan mengunggah berkas secara online.

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia membuka rekrutmen petugas haji 1448 H/2027 M untuk sejumlah formasi, mulai dari PPIH Kesehatan Kloter hingga PPIH Kesehatan Arab Saudi dan tenaga kesehatan bandara. Formasi tersebut mencakup dokter, dokter spesialis, perawat, apoteker atau tenaga vokasi farmasi, ahli laboratorium medis, hingga tenaga kesehatan lainnya.

Baca Juga: Berapa Batas Usia Sekolah Kedinasan 2026? Cek Ketentuan Ini Sebelum Daftar

Dokumen Pendaftaran PPIH Kesehatan 2027

Dokumen pendaftaran menjadi salah satu bagian penting dalam seleksi administrasi PPIH Kesehatan 2027. Peserta perlu memastikan setiap berkas yang diunggah sesuai dengan ketentuan dan masih berlaku jika dokumen tersebut memiliki masa berlaku.

Berikut dokumen administrasi yang perlu disiapkan calon petugas kesehatan haji 2027:

  1. Kartu Tanda Penduduk atau KTP.

  2. Surat Tanda Registrasi atau STR.

  3. Surat Izin Praktik atau SIP yang masih berlaku.

  4. Surat keterangan perpanjangan SIP bagi peserta yang masih dalam proses perpanjangan. Dokumen tersebut harus diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sesuai ketentuan.

  5. Surat izin dari instansi asal yang ditandatangani atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi.

  6. SK kepegawaian terakhir.

  7. Ijazah terakhir sesuai dengan peminatan tugas.

  8. SKCK, khusus bagi peserta non-ASN.

  9. Kartu BPJS Kesehatan yang masih aktif.

  10. Surat pernyataan mampu mengoperasikan aplikasi komputer dan atau perangkat HP.

  11. Surat pernyataan sebagai PPIH.

  12. Surat Keterangan Pengalaman Kerja dari pimpinan instansi.

  13. Surat izin suami secara tertulis dan bermaterai bagi calon petugas perempuan yang telah menikah.

  14. Surat pernyataan tidak hamil.

  15. Sertifikat kegawatdaruratan resmi yang masih berlaku bagi dokter dan perawat.

  16. SK atau dokumen penugasan sebagai pengelola kesehatan haji bagi peserta yang memiliki tugas tersebut.

Peserta yang pernah melaksanakan ibadah haji atau pernah menjadi petugas haji juga dapat melampirkan surat pernyataan yang menerangkan pengalaman tersebut sesuai ketentuan.

Baca Juga: Apa Arti Desil 1-10? Ini Perbedaan Tiap Desil dan Cara Cek Bansos Online Pakai NIK

Syarat PPIH Kesehatan 2027

Selain menyiapkan dokumen administrasi, calon petugas kesehatan haji juga harus memenuhi persyaratan umum dan khusus yang telah ditetapkan.

Syarat Umum PPIH Kesehatan 2027

Persyaratan umum yang perlu dipenuhi antara lain:

  • Warga Negara Indonesia atau WNI.

  • Beragama Islam.

  • Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter pemerintah.

  • Tidak sedang hamil bagi peserta perempuan.

  • Memiliki izin suami bagi peserta perempuan yang telah berkeluarga.

  • Memiliki komitmen penuh dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji.

  • Memiliki integritas, kredibilitas, dan rekam jejak yang baik.

  • Tidak sedang menjadi tersangka dalam proses hukum pidana.

  • Memiliki identitas kependudukan yang sah.

  • Memiliki kartu BPJS Kesehatan aktif.

  • ASN, TNI, Polri, dan karyawan wajib memperoleh izin tertulis dari pimpinan atau pejabat berwenang di instansi asal.

  • Mampu mengoperasikan aplikasi komputer dan atau gawai berbasis Android maupun iOS.

  • Diutamakan mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dan atau bahasa Inggris.

  • PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi tidak sedang menjalani tugas belajar.

  • Pasangan suami istri tidak diperbolehkan bertugas sebagai PPIH Kloter, PPIH Arab Saudi, Pendukung PPIH Arab Saudi, dan PHD pada tahun yang sama.

  • Tidak pernah menjadi PPIH Kloter atau PPIH Arab Saudi sebanyak tiga kali sejak 2023.

Syarat Khusus Tenaga Kesehatan Haji 2027

Persyaratan khusus berbeda berdasarkan formasi dan penempatan yang dipilih. Karena itu, calon peserta perlu mencermati kualifikasi sebelum menentukan formasi.

Untuk tenaga kesehatan kloter, batas usia yang ditetapkan adalah 25 hingga 57 tahun. Sementara itu, tenaga kesehatan yang bertugas di sektor dan KKHI harus berusia 27 hingga 55 tahun.

Peserta juga diwajibkan memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun sesuai bidang atau peminatan yang dipilih. Pengalaman tersebut harus dibuktikan dengan surat keterangan pengalaman kerja dari pimpinan instansi.

Baca Juga: Tingkatkan Mutu Akademik dan Akselerasi Akreditasi, Prodi Ilmu Hadis STAINI Parung Bogor Resmikan Kerja Sama Strategis dengan UIN Jakarta

Selain pengalaman, peserta harus memiliki ijazah sesuai peminatan tugas dan STR. Dokter, perawat, serta apoteker atau tenaga vokasi farmasi juga diwajibkan memiliki STR dan SIP yang masih berlaku.

Apabila SIP masih dalam proses perpanjangan, peserta dapat melampirkan surat keterangan perpanjangan SIP yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang sesuai ketentuan.

Dokter dan perawat juga wajib memiliki sertifikat kegawatdaruratan resmi yang masih berlaku. Sertifikat tersebut harus diperoleh dari lembaga penerbit setelah peserta mengikuti materi secara teori dan praktik.

Formasi PPIH Kesehatan 2027

Rekrutmen PPIH Kesehatan 2027 mencakup beberapa formasi. Untuk PPIH Kesehatan Kloter, kebutuhan meliputi dokter atau dokter spesialis dan perawat.

Sementara itu, PPIH Kesehatan Arab Saudi dan tenaga kesehatan bandara mencakup sejumlah kebutuhan pada Tim Kesehatan KKHI, Tim Kesehatan Sektor, dan Tim Kesehatan Sektor Khusus.

Tim Kesehatan KKHI

Formasi yang dibutuhkan meliputi:

  • Dokter.

  • Dokter spesialis konservasi gigi.

  • Dokter spesialis anestesi.

  • Dokter spesialis bedah umum.

  • Dokter spesialis emergency medicine.

  • Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.

  • Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi.

  • Dokter spesialis kedokteran jiwa.

  • Dokter spesialis kedokteran penerbangan.

  • Dokter spesialis ortopedi.

  • Dokter spesialis paru.

  • Dokter spesialis penyakit dalam.

  • Dokter spesialis saraf.

  • Perawat.

  • Perawat jiwa.

  • Apoteker atau tenaga vokasi farmasi.

  • Elektromedis.

  • Ahli tenaga laboratorium medis.

  • Tenaga rehabilitasi medik.

  • Radiografer.

  • Tenaga sanitasi lingkungan.

  • Perekam medis dan informasi kesehatan.

  • Tenaga pencegahan dan pengendalian infeksi.

Tim Kesehatan Sektor

Formasi yang dibutuhkan terdiri atas:

  • Dokter spesialis paru.

  • Dokter spesialis jantung.

  • Dokter spesialis penyakit dalam.

  • Dokter spesialis emergency medicine.

  • Dokter spesialis kedokteran jiwa.

  • Perawat.

  • Tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku.

  • Apoteker atau tenaga vokasi farmasi.

Tim Kesehatan Sektor Khusus

Untuk Tim Kesehatan Sektor Khusus, formasi yang dibuka terdiri atas:

  • Dokter.

  • Perawat.

Pendaftaran PPIH Kesehatan 2027 Dibuka Kapan?

Pendaftaran PPIH Kesehatan 2027 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 26 Agustus 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi rekrutmen petugas haji.

Pendaftaran tidak dipungut biaya. Calon peserta harus membuat akun terlebih dahulu dan satu NIK hanya dapat digunakan untuk satu akun pendaftaran.

Karena waktu pendaftaran terbatas, calon peserta sebaiknya menyiapkan seluruh dokumen sebelum periode pendaftaran dimulai. Pastikan pula data pada formulir sesuai dengan dokumen resmi yang dimiliki.

Baca Juga: Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Permintaan Adik Fuad Hasan Masyhur soal Jemaah Pengganti

Cara Daftar PPIH Kesehatan 2027

Setelah seluruh dokumen siap, calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara online dengan langkah berikut:

  1. Buka laman resmi rekrutmen petugas haji di petugas.haji.go.id.

  2. Buat akun menggunakan data diri yang diminta.

  3. Pastikan satu NIK hanya digunakan untuk satu akun.

  4. Lengkapi data pendaftaran sesuai dokumen resmi.

  5. Pilih formasi dan penempatan sesuai kualifikasi.

  6. Unggah seluruh dokumen persyaratan.

  7. Periksa kembali data dan dokumen yang telah dimasukkan.

  8. Kirim pendaftaran dan simpan bukti pendaftaran.

Peserta disarankan tidak menunggu hari terakhir untuk melakukan pendaftaran. Dokumen yang tidak lengkap atau data yang tidak sesuai dapat memengaruhi proses seleksi administrasi.

Jadwal Seleksi PPIH Kesehatan 2027

Setelah pendaftaran ditutup, peserta yang memenuhi persyaratan administrasi akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Computer Assisted Test atau CAT dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti Medical Check Up atau MCU pada 3 hingga 8 September 2026.

Dengan demikian, calon petugas kesehatan haji perlu memastikan seluruh dokumen administrasi telah siap sejak awal agar dapat mengikuti setiap tahapan seleksi sesuai jadwal.

Baca Juga: Lima Hari Pascagempa, 253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT

FAQ

Apakah dokter dan perawat wajib memiliki sertifikat kegawatdaruratan?

Ya. Dokter dan perawat yang mendaftar PPIH Kesehatan 2027 wajib melampirkan sertifikat kegawatdaruratan resmi yang masih berlaku.

Apakah PPIH Kesehatan 2027 wajib memiliki STR dan SIP?

Ya. Dokter, perawat, serta apoteker atau tenaga vokasi farmasi diwajibkan memiliki STR dan SIP yang masih berlaku sesuai ketentuan. Peserta yang sedang memperpanjang SIP dapat melampirkan surat keterangan perpanjangan sesuai persyaratan.

Kapan pendaftaran PPIH Kesehatan 2027 dibuka?

Pendaftaran PPIH Kesehatan 2027 dijadwalkan dibuka pada 20 hingga 26 Agustus 2026 secara online.

Apakah pendaftaran PPIH Kesehatan 2027 gratis?

Ya. Pendaftaran petugas haji dilakukan secara online dan tidak dipungut biaya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.