Puan Soroti Lahan Bekas Karhutla Jadi Kebun Sawit: Harus Diselidiki

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti viralnya kondisi lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar), yang disebut dalam waktu singkat telah berubah menjadi lahan sawit.
Dia meminta dugaan alih fungsi lahan tersebut untuk ditelusuri oleh pihak terkait. Jika ditemukan adanya pelanggaran, praktik tersebut tidak boleh dibiarkan dan harus segera ditindak.
"Dan tadi seperti ditanyakan apakah hal-hal yang terkait Karhutla kemudian sudah berubah alih fungsi, nanti kami akan meminta pihak yang terkait untuk menyelidiki hal itu," kata Puan saat konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Baca Juga: Ratusan Perusahaan Pemegang HGU Diminta Perkuat Penanganan Karhutla di Tengah Puncak El Nino
Dia menegaskan, perubahan fungsi lahan pasca-Karhutla tersebut semestinya tidak terjadi. Karena itu, dia meminta pihak terkait melakukan penyelidikan untuk memastikan kondisi sebenarnya.
"Dan itu seharusnya tidak boleh terjadi dan harus segera diselidiki," tegasnya.
Selain persoalan alih fungsi lahan, Puan mendorong penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu mengingat kebakaran masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan lintas kementerian dan lembaga dengan koordinasi yang jelas. Pemerintah perlu memiliki leading sector agar penanganan di lapangan dapat berlangsung lebih cepat.
"Untuk Karhutla pun harusnya dilakukan seperti itu. Karenanya kami di pimpinan DPR nantinya yang sudah mempunyai tim bencana akan meminta pemerintah untuk bisa melakukan hal seperti itu lagi agar hal-hal yang sekarang terjadi itu bisa cepat teratasi," ujarnua.
Baca Juga: Karhutla Meningkat, 138 Orang Jadi Tersangka dan 8 Korporasi Masih Diproses
Dia juga mengingatkan bahwa dampak Karhutla tidak berhenti ketika api berhasil dipadamkan. Pemerintah harus memastikan persoalan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat terdampak turut ditangani.
"Karena masalah bencana, masalah kebakaran ini bukan hanya bagaimana kita mengatasinya sekarang, tapi apa yang akan harus kita atasi setelahnya," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas semua pihak yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









