Ada Wacana Pendidikan Gratis, Pemerintah Harus Setop Jalur Mandiri PTN

AKURAT.CO Pemerintah diminta untuk menghentikan jalur mandiri dalam penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN), jika wacana pendidikan gratis dari Presiden Prabowo Subianto dijalankan.
Rektor Universitas Paramadina, Didik J Rachbini, mengatakan skema jalur mandiri telah mendorong komersialisasi penerimaan mahasiswa dan membuka ruang penyalahgunaan kewenangan di lingkungan PTN.
Kebijakan pada pemerintahan sebelumnya memberikan otonomi luas kepada PTN untuk mencari sumber pembiayaan sendiri. Kondisi tersebut kemudian membuat sejumlah PTN membebankan biaya tinggi kepada mahasiswa melalui jalur penerimaan tertentu.
Baca Juga: Prabowo Wacanakan Pendidikan Gratis, Pemerintah Harus Tetapkan Wajib Belajar 15 Tahun
"Dengan adanya korupsi berulang dan adanya gerakan baru Presiden ini, maka jalur mandiri dan praktek komersialisasi penerimaan mahasiswa baru PTN harus dihentikan," kata Didik dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).
Dia menilai, jalur mandiri berkembang seiring kebijakan yang mendorong PTN mencari pendanaan secara mandiri. Dalam praktiknya, kewenangan tersebut dinilai membuat PTN dapat menentukan seleksi sekaligus pungutan dalam penerimaan mahasiswa.
"Jalur mandiri merupakan kebijakan pemerintah yang mendorong PTN-PTN mencari biaya sendiri, yang kemudian membebankan biaya tinggi kepada mahasiswa melalui jalur penerimaan tertentu. Jalur mandiri yang dikomersialkan tidak sepatutnya diteruskan lagi," ujarnya.
Menurut Didik, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan perilaku oknum, tetapi juga desain penerimaan mahasiswa yang memberikan kewenangan luas kepada pengelola PTN.
Baca Juga: Lebih dari 44 Ribu Anak dari Keluarga Miskin Dapat Pendidikan Gratis
"Kebijakan pemerintah sebelumnya dan desain yang dirancang bebas di PTN-PTN tersebut dengan kewenangan luas dan bebas membuka ruang penyalahgunaan kekuasaan rektor dan petinggi-petinggi PTN," tuturnya.
Pola tersebut pada akhirnya dapat menggeser orientasi PTN dari lembaga pendidikan menjadi institusi yang dibebani kepentingan finansial.
"Jalur mandiri dikomersialkan oleh PTN karena otonomi dan keleluasaan mengatur seleksi sekaligus pungutannya. Jalur mandiri merupakan kebijakan pemerintah yang mendorong PTN-PTN mencari biaya sendiri, yang kemudian membebankan biaya tinggi kepada mahasiswa melalui jalur penerimaan tertentu," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









