Syarat Cawapres Gibran Kembali Digugat, Raja Juli Singgung Kaesang hingga Jan Ethes

AKURAT.CO Gugatan yang kembali mempersoalkan syarat pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024 mendapat sorotan dari Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni.
Raja Juli menilai, permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut merupakan bagian dari manuver politik yang menurutnya tidak mencerminkan politik yang beradab.
“Saya kira kita sekarang hidup di dunia modern yang serba transparan ya, dan politik yang beradab perlu dikedepankan. Jadi, saya kira ini adalah manuver-manuver politik yang enggak beradab ya,” kata Raja Juli di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Ia mempertanyakan masih adanya pihak yang mengangkat kembali persoalan terkait syarat pencalonan Gibran, terlebih setelah proses Pemilu 2024 selesai dan Gibran telah dilantik sebagai wakil presiden.
Raja Juli kemudian mengaitkan polemik tersebut dengan isu ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang sebelumnya juga sempat dipersoalkan sejumlah pihak.
“Dulu ada yang mempersoalkan keabsahan ijazah Pak Jokowi. Hari ini Mas Gibran, mungkin besok Mas Kaesang, mungkin lusa jadi ijazah Jan Ethes. Jan Ethes gitu ya,” ujarnya.
Menurut Raja Juli, pemerintah saat ini tengah menghadapi sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Karena itu, ia mempertanyakan kembali munculnya isu mengenai syarat pencalonan Gibran.
“Sekarang ini kita sedang mengalami karhutla, Pak Presiden sekarang sedang sibuk menata bangsa ini, masa masih diurus hal-hal yang remeh-temeh ya,” katanya.
Baca Juga: Hunian Mewah Lapas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









