Maruli Blak-blakan soal Jabatan Barunya di BNPP: Masih Perlu Banyak Belajar

AKURAT.CO Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Maruli Simanjuntak, mengaku masih perlu banyak belajar dalam menjalankan tugas barunya memimpin lembaga yang kini juga menangani urusan daerah tertinggal.
Ia berharap penugasan tersebut menjadi kesempatan untuk berkontribusi bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Hal itu disampaikan Maruli dalam sambutan serah terima tugas dan tanggung jawab Kepala BNPP dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian di Kantor BNPP, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026).
Maruli mengungkapkan, awalnya ia merasa perjalanan kariernya sudah cukup.
Namun, keinginan untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat di daerah terpencil menjadi salah satu pertimbangannya saat menerima penugasan tersebut.
“Saya juga sebetulnya di perjalanan saya, awalnya saya sudah merasa cukup sebetulnya, cuma terlintas bayangan saya kalau misalnya saya ke daerah-daerah terpencil dan bisa berbuat sesuatu, mudah-mudahan ada yang bisa saya lakukan,” kata Maruli.
Ia menyebut tugas barunya sebagai Kepala BNPP yang juga menangani daerah tertinggal merupakan tanggung jawab yang masih perlu banyak dipelajari.
Maruli berharap penugasan tersebut menjadi jalan terbaik untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jadi saya tidak tahu, mudah-mudahan ini jalan Tuhan yang terbaik. Saya terus terang, masih banyak perlu belajar,” ujar Wakil Panglima TNI tersebut.
Maruli juga menekankan pentingnya arahan dan bimbingan Tito dalam menjalankan tugas barunya.
Ia berharap pengalaman Tito dalam mengelola pemerintahan dapat menjadi bekal untuk memperkuat kinerja BNPP serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan dan daerah tertinggal.
Menurut Maruli, tugas tersebut berkaitan erat dengan upaya pemerintah mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Karena itu, ia berencana melaporkan perkembangan berbagai proyek kepada Tito secara rutin.
“Saya tadi sempat presentasikan kepada Mendagri, mudah-mudahan Pak nanti mungkin saya secara rutin melaporkan proyek-proyek kami juga ke Bapak karena itu juga berpengaruh terhadap kondisi perekonomian di daerah Pak ya,” katanya.
Maruli menyebut laporan perkembangan proyek tersebut direncanakan dilakukan setiap pekan.
Pelaporan itu akan mencakup program BNPP serta sejumlah proyek yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk pembangunan jembatan dan penyediaan air.
“Jadi saya rutin mungkin seminggu sekali saya akan melaporkan perkembangannya, baik di BNPBDT ini ataupun proyek-proyek yang disampaikan oleh Presiden bahwa nanti banmas tentang jembatan dan air dan juga beberapa program lainnya mungkin tetap melalui nanti BNPBDT,” ujar Maruli.
Baca Juga: Tito Akui Kurang Fokus, Maruli Simanjuntak Kini Pimpin BNPP
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo









