Prancis Terbuka: Ketimbang Ngantuk, Fajar Alfian Pilih Langsung Latihan untuk Sesuaikan Jam Tidur

AKURAT.CO, Salah satu pebulutangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian, memilih untuk langsung berlatih setibanya di Chambly, Prancis, Kamis (29/2). Menurut rekan main Muhammad Rian Ardianto itu, latihan dilakukan untuk menyesuaikan jam tidur.
“Setelah berdiskusi dengan pelatih, kami sepakat untuk langsung melakukan latihan,” kata Fajar Alfian di sela latihan Chambly.
“Karena kalau diam saja di kamar pasti ngantuk dan itu harus dipaksa tidur. Tidurnya nanti di malam hari sebagai penyesuaian jam.”
Baca Juga: Prancis Terbuka: Tiba di Chambly, Pebulutangkis Indonesia Langsung Latihan Hilangkan Jetlag
Fajar bersama rombongan pebulutangkis Indonesia–termasuk pelatih dan ofisial–terbang ke Prancis lebih awal sebelum mengikuti Prancis Terbuka yang baru dimulai pekan depan.
Chambly menjadi tujuan karena di kota yang berjarak 40 kilometer dari Paris itulah pebulutangkis Indonesia akan menjalani pemusatan latihan sebelum turun di Olimpiade Paris 2024, Juli-Agustus mendatang.
Latihan di hari ketibaan di Chambly dilakukan dengan beradaptasi dengan suhu udara setempat. Namun, karena gerimis latihan harus dipindahkan ke dalam ruangan.
“Tadi sedikit conditioning saja. Mulai jogging tapi karena hujan gerimis kami pindah ke dalam ruangan untul latihan kelincahan,” kata Fajar.
Baca Juga: Prancis Terbuka: Terbang Sore Ini, Pebulutangkis Indonesia Ditemani Psikolog dan Dokter Gizi
Prancis Terbuka merupakan turnamen pembuka tur Eropa bagi pebulutangkis Indonesia sepanjang Maret ini. Juga merupakan ajang mengumpulkan poin untuk lolos kualifikasi Olimpiade Paris.
Khusus untuk Fajar/Rian, pasangan yang pernah menjadi duet ranking satu dunia ini sejatinya bisa dikatakan berada di zona aman lolos ke Olimpiade Paris. Namun begitu, Indonesia masih punya peluang untuk mengirimkan dua pasang ganda putra.
Yang paling berpeluang tentu saja Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri yang saat ini berada di ranking sepuluh kualifikasi Olimpiade Paris yang disebut dengan Race to Paris.
Untuk bisa punya dua wakil di sektor ganda putra, Bagas/Fikri dan Fajar/Rian sekurang-kurangnya harus berada di jajaran delapan besar. Saat ini, Fajar/Rian sudah bertahan di ranking delapan.
Sektor lain yang sudah memastikan dua wakil di Olimpiade Paris adalah nomor tunggal putra. Indonesia akan diwakili oleh Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting di tunggal putra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








