Akurat
Pemprov Sumsel

Sejumlah Aktivis Ultimatum James Riady Segera Kembalikan Dana Korban Meikarta

Sultan Tanjung | 28 Desember 2024, 13:25 WIB
Sejumlah Aktivis Ultimatum James Riady Segera Kembalikan Dana Korban Meikarta

AKURAT.CO Aktivis keadilan dan pengamat politik, Muslim Arbi, dengan lantang menyerukan keprihatinannya terhadap nasib para korban Meikarta yang hingga kini belum mendapatkan keadilan.

Dalam pertemuan bersama Perkumpulan Komunitas Peduli Konsumen Meikarta (PKPKM) di kantor Prof. Dr. H. Eggi Sudjana S.H., M.Si. & Partners pada 24 Desember 2024, Muslim Arbi menegaskan pentingnya melawan ketidakadilan dan kezaliman yang dirasakan oleh korban selama lebih dari tujuh tahun.

"James Riady, Anda hidup di Indonesia, jangan menyusahkan rakyat kecil. Segera selesaikan dan tunaikan tuntutan mereka, karena ini adalah hak mereka dan juga tanggung jawab moral Anda," ujar Muslim Arbi dengan nada tegas.

Ia juga menyebut bahwa pengabaian terhadap tuntutan korban adalah bentuk kejahatan yang tidak bisa dibiarkan.

Baca Juga: 6 Fakta Mochtar Riady, Pendiri Lippo Group yang Menaungi Megaproyek Meikarta

Keadilan yang Tertunda, Hak yang Terabaikan

Ketua PKPKM, Yosafat Erland, mengungkapkan bahwa perjuangan korban Meikarta selama ini menghadapi jalan terjal.

Mereka hanya ingin satu hal: uang yang telah mereka setorkan dikembalikan tanpa potongan, tanpa bunga, dan tanpa dipersulit.

"Kami bukan perampok atau pencuri hak orang lain. Kami hanya ingin hak kami sebagai konsumen dikembalikan. Sudah terlalu lama kami menunggu, sementara inflasi dan nilai uang kami menyusut," ungkap Yosafat.

Ia juga menambahkan bahwa berbagai upaya telah ditempuh, termasuk melapor ke lembaga negara seperti DPR, OJK, MA, hingga Wakil Presiden.

Namun, hingga kini belum ada langkah konkret dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini.

Baca Juga: Di Balik Tuntutan Korban Meikarta: Perjuangan Emak-emak dan Harapan pada Keadilan

Dukungan yang Terus Mengalir

Muslim Arbi, yang juga Presidium Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) dan Koordinator Indonesia Bersatu, menyatakan bahwa kasus ini adalah cerminan buruknya perlindungan konsumen di Indonesia.

Ia menekankan pentingnya perlawanan terhadap oligarki yang dianggap mengendalikan hukum dan keadilan di negara ini.

“Negara ini harus berpihak kepada rakyat kecil, bukan oligarki. Refund Harga Mati bukan sekadar tuntutan materi, tetapi bentuk keadilan yang harus ditegakkan,” tegasnya.

Selain Muslim Arbi, dukungan terhadap PKPKM juga datang dari berbagai organisasi, termasuk Koalisi Nasional Perempuan Indonesia (KNPRI).

Para aktivis perempuan tersebut mengecam keras tindakan Meikarta yang dinilai merugikan rakyat kecil, termasuk banyak keluarga yang kehilangan tabungan mereka.

Baca Juga: DPR Bakal Undang Menteri Investasi, OJK, Hingga Keluarga James Riady Usut Kasus Meikarta

Seruan kepada Presiden

PKPKM berharap agar Presiden Prabowo Subianto segera turun tangan untuk menyelesaikan kasus ini.

Mereka menegaskan bahwa perjuangan akan terus dilakukan hingga tuntutan #RefundHargaMati dikabulkan.

“Kami hanya meminta keadilan. Kami yakin Presiden mendengar suara rakyat kecil. Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada langkah nyata,” tutup Yosafat.

Kasus ini menjadi sorotan publik sebagai salah satu bentuk perjuangan rakyat kecil melawan kekuatan oligarki yang dinilai sering kali tak tersentuh hukum.

Akankah keadilan akhirnya berpihak kepada korban Meikarta? Hanya waktu yang akan menjawab.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.