Kecelakaan Akibat Truk Obesitas dan Rem Blong Tak Kunjung Ada Solusi dari Pemerintah

AKURAT.CO Rentetan kecelakaan maut di jalan tol kembali terjadi dalam beberapa waktu. Terbaru, insiden kecelakaan beruntun terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2, Bogor, pada Selasa (4/2) malam, sekitar pukul 23.30 WIB.
Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, menilai bahwa peristiwa kecelakaan tersebut, mencerminkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap keselamatan di jalan tol.
Kecelakaan yang terus berulang ini, menunjukkan lemahnya tata kelola serta upaya perbaikan yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah. Untuk itu, Djoko meminta Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian serius terhadap keselamatan transportasi di jalan raya.
Baca Juga: Kecelakaan Gerbang Tol Ciawi, Harus Ada Pengecekan Truk Secara Berkala Sebelum Beroperasi
"Bapak Presiden Prabowo Subianto, harapan kami agar anggaran keselamatan transportasi tidak ikut dipangkas," kata Djoko dalam keterangan tertulis, Kamis (6/2/2025).
Dia menyebutkan, kecelakaan yang melibatkan truk sering kali terjadi akibat kelalaian dalam persiapan kendaraan, termasuk kurangnya perawatan kendaraan dan kompetensi pengemudi.
Menurutnya, kecelakaan yang melibatkan angkutan barang dengan dimensi dan muatan berlebih tak kunjung mendapat solusi nyata dari pemerintah.
Kecelakaan beruntun yang terjadi di jalan tol, seperti yang baru saja terjadi di Ciawi 2, merupakan akumulasi dari carut marut tata kelola angkutan logistik di Indonesia. Dia menekankan, pentingnya langkah nyata dan terukur dari pemerintah untuk meningkatkan keselamatan transportasi darat.
"Jika masalah ini terus diabaikan, masyarakat akan terus hidup dalam kecemasan dan harus mempertaruhkan nyawa setiap kali menggunakan moda transportasi darat," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






