Akurat
Pemprov Sumsel

ASG Kucurkan Rp39 Triliun untuk Rehabilitasi Teluk Jakarta, Fokus Tebalkan Mangrove dan Bangun Pariwisata Hijau

Oktaviani | 4 Mei 2025, 12:01 WIB
ASG Kucurkan Rp39 Triliun untuk Rehabilitasi Teluk Jakarta, Fokus Tebalkan Mangrove dan Bangun Pariwisata Hijau

AKURAT.CO Agung Sedayu Group (ASG) menunjukkan komitmennya dalam menyelamatkan ekosistem pesisir dengan menanam pohon mangrove di sepanjang 5 kilometer kawasan Tanjung Pasir, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini dilakukan bersama Warga Bumiputera Indonesia (WBI) dalam rangka program besar rehabilitasi lingkungan.

Tak hanya itu, ASG juga mengalokasikan dana fantastis mencapai Rp39,6 triliun untuk program rehabilitasi hutan dan kawasan pesisir.

"Anggaran sebesar Rp39,6 triliun ini sudah kami siapkan khusus untuk menyelamatkan aset lingkungan yang sangat penting ini," ujar Direktur Utama ASG, Nono Sampono, seusai acara penanaman mangrove, Sabtu (3/5/2025).

Menurut Nono, keterlibatan ASG tak lepas dari keprihatinan terhadap kondisi Teluk Jakarta yang terus mengalami abrasi dan kerusakan.

Baca Juga: Live Score dan Link Streaming Final Sudirman Cup 2025: Pertandingan Sengit China vs Korea

Ia menekankan, penyelamatan kawasan ini sejalan dengan Keputusan Presiden Nomor 56 Tahun 1995 yang memang menetapkan Teluk Jakarta sebagai wilayah prioritas pelestarian.

Lebih lanjut, Nono menegaskan pentingnya menggabungkan dua pendekatan utama dalam pembangunan kawasan ini: pengembangan ekonomi berbasis perkotaan dan penyelamatan lingkungan.

"Kedua misi ini harus berjalan beriringan. Gubernur Jakarta sudah ditunjuk sebagai Ketua Badan Pelaksana, dan wilayah-wilayah di Teluk Jakarta telah dibagi, mana yang perlu direklamasi dan mana yang harus direhabilitasi," jelasnya.

Nono juga mengungkapkan bahwa kawasan hutan negara di Tanjung Pasir dulunya membentang seluas 1.800 hektare, namun kini hanya tersisa 91 hektare. Situasi ini, katanya, harus segera direspons dengan langkah nyata.

"Ini bagian dari program berkelanjutan yang sudah dirintis sebelumnya. Kawasan Tanjung Pasir yang merupakan aset negara perlu diselamatkan segera," lanjut Nono.

Ke depan, ASG berencana untuk tidak hanya memperluas tutupan hutan mangrove hingga enam kali lipat dari luas saat ini, tetapi juga membangun proyek-proyek berbasis hijau dan pariwisata ramah lingkungan.

"Penebalan hutan mangrove adalah prioritas utama. Setelah itu, kami akan kembangkan kawasan ini menjadi destinasi wisata berbasis ekowisata yang tetap menjaga keseimbangan alam," tutup Nono.

Baca Juga: Profil dan Biodata Kaitlyn Santa Juana, Pemeran Stefanie di Film Final Destination: Bloodlines Terbaru

Dengan kombinasi aksi konservasi dan pembangunan hijau, ASG berharap Teluk Jakarta bisa kembali menjadi benteng alami yang kuat sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.