Kolaborasi Lintas Lembaga, Strategi UMKM Tembus Pasar Global

AKURAT.CO Pemerintah terus memperkuat sinergi lintas lembaga dan sektor guna mendorong UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar global.
Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan UMKM secara menyeluruh.
Saat membuka Sosialisasi dan Konsultasi Publik Rencana Strategis Kementerian UMKM 2025–2029 di Surabaya. Helvi memaparkan berbagai bentuk kolaborasi yang telah dan akan dijalankan.
“Kami telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pariwisata dan Ekraf, hingga Kementerian Pertahanan untuk memperluas akses pasar dan pelatihan UMKM,” ujarnya.
Baca Juga: Panca Tobacco Indonesia Hadirkan 22 Varian Rokok Rasa Baru, Gandeng UMKM
Kementerian UMKM juga menggandeng Kementerian Perdagangan dalam program UMKM Go Export, serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam upaya hilirisasi dan kemitraan dengan pelaku usaha besar.
Tak hanya dengan kementerian dan lembaga pemerintah, kerja sama juga dijalin dengan pemerintah daerah, BUMN, sektor swasta, platform digital, lembaga pembiayaan, perguruan tinggi, dan asosiasi pelaku usaha.
“Semua ini kami lakukan berdasarkan arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional,” kata Helvi.
Baca Juga: Pendekatan Bottom-Up Jadi Pilar Baru Renstra UMKM 2025-2029
Renstra Kementerian UMKM 2025–2029 akan mencakup arah kebijakan dan regulasi baru, termasuk Rancangan Peraturan Menteri tentang Norma, Standar, dan Kemitraan UMKM.
Strategi ini juga mempertimbangkan kondisi perekonomian global dan nasional serta tantangan yang dihadapi UMKM ke depan.
Helvi menegaskan, dengan kolaborasi lintas sektor yang kuat, UMKM Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan menembus pasar internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




