Kenali Jenis Bensin! Bahaya Isi BBM Tidak Sesuai Kompresi Mesin, Bisa Sebabkan Kerusakan!

AKURAT.CO Bensin merupakan salah satu bahan bakar yang paling sering digunakan pada sebuah kendaraan. Selain berfungsi sebagai bahan bakar, bensin juga dapat berfungsi untuk merawat mesin pada kendaraan.
Pada dasarnya mesin kendaraan yang diproduksi, memiliki standar kompresi dan tingkat research octane number (RON) yang telah ditentukan. Kendaraan yang menggunakan besin tidak sesuai dengan kompresi mesin, akan menyebabkan kerusakan pada mesin kendaraan.
Hal tersebut dapat terjadi karena penggunaan bensin yang tidak sesuai degan kompresinya akan membuat pembakaran menjadi tidak sempurna. Hal itu akan berdampak meingkatkan munculnya timbunan kerak para mesin. Lalu, munculnya timbunan kerak akan mempengaruhi komponen mesin lainnya.
Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika pengendara mengetahui soal spesifikasi mesin pada kendaraannya. Setelah itu, pengendara harus melakukan pencocokan bahan bakar kendaraan dengan beberapa jenis bensin berikut.
Baca Juga: Kebakaran Pom Bensin Di Rusia, 27 Orang Tewas Dan 66 Luka-luka
- Pertalite
Pertalite merupakan bahan bakar bensin yang memiliki kandungan oktan sebesar 90. Hal ini menunjukan bahwa bensin jenis pertalite merupakan jenis dengan oktan yang paling rendah. Bensin jenis ini sangat cocok untuk mesin kendaraan yang diproduksi dengan RON di bawah 90 hingga 88.
Selain itu, jika kendaraan memiliki rasio kompresi di bawah 10:1 hingga 9:1, maka pertalite merupakan jenis bensin yang pas.
- Pertamax
Lebih tinggi sedikit dari pertalite, pertamax memiliki kandingan oktan sebesar 92. Bensin ini sangat cocok untuk kendaraan yang memiliki RON sebesar 90 ke atas hingga 92. Pertamax sangat cocok untuk kendaraan yang memiliki rasio kompresi kendaraan 10:1 hingga 11:1.
- Pertamax Green
Pertamax green memiliki kandungan oktan hingga 95. Jenis bensin ini dihasilkan dari peningatan kadar oktan dengan mencampur pertalite dan bioenergy serta etanol sebesar 7 persen. Selain itu, pertamax green merupakan energi terbarukan yang sudah diuji oleh Word Wide Fuel Charter (WWFC).
- Pertamax Turbo
Jika kompresi mesin di atas 11:1 hingga 13:1, maka pertamax turbo merupakan jenis bensin yang pas untuk kendaraan tersebut. Jenis bensin ini memiliki kandungan oktan sebesar 98.
Oleh karena itu, jenis bensin ini lebih cocok digunakan untuk kendaraan canggih yang memiliki kompresi tinggi.
Pengisian bahan bakar yang sesuai dengan standar kompresi mesin akan berdampak pada mesin yang akan lebih awet. Selain itu hal ini juga akan menghemat pengeluaran dalam melakukan perawatan mesin kendaraan.[] (Sastra Yudha Muhidin)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









