Akurat
Pemprov Sumsel

McEasy Luncurkan Teknologi TrackVision untuk Tingkatkan Keselamatan di Jalan

Petrus C. Vianney | 19 September 2024, 17:28 WIB
McEasy Luncurkan Teknologi TrackVision untuk Tingkatkan Keselamatan di Jalan

AKURAT.CO McEasy, perusahaan IoT dan SaaS di Indonesia, resmi meluncurkan inovasi terbarunya, TrackVision. Teknologi ini dirancang untuk mendukung industri transportasi dalam mewujudkan target zero accident atau nihil kecelakaan kerja di jalan.

TrackVision menawarkan keamanan bagi pengemudi dan muatan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Menurut Makkuraga, Direktur PT Prima Safetindo Internasional (Primesafety), sebanyak 96 persen kecelakaan lalu lintas di Indonesia terjadi karena faktor manusia, seperti kelelahan dan kurangnya kesiapan mengemudi.

"Karenanya, selain meningkatkan keterampilan mengemudi di jalan, perlu adanya intervensi teknologi untuk meningkatkan keselamatan di jalan," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Kamis (19/9/2024).

TrackVision hadir dengan teknologi ADAS (Advanced Driver Monitoring System) dan DMS (Driver Monitoring System) yang mampu mendeteksi bahaya seperti kendaraan berpindah jalur, pengemudi mengantuk, tidak fokus, atau perilaku berisiko lainnya.

Salah satu perusahaan yang telah menggunakan teknologi ini adalah PT Nestlé Indonesia. Sejak bekerja sama dengan McEasy pada April 2024, perusahaan ini melaporkan penurunan pelanggaran oleh pengemudi hingga 70 persen setelah memasang TrackVision di truk distribusi.

TrackVision memberikan peringatan langsung di kabin serta notifikasi melalui email dan WhatsApp ke manajemen untuk evaluasi lebih lanjut.

Selain Nestlé, Tanto Intim Line, perusahaan pelayaran kontainer, juga menggunakan teknologi ini untuk memantau keamanan pengemudi dan muatan mereka.

Hingga kini, lebih dari 1500 perusahaan dari berbagai industri telah menggunakan TrackVision, termasuk Pelindo Group, Wardah, JNE dan Samator.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.