Akurat
Pemprov Sumsel

Honda dan Nissan Sepakat Bahas Merger untuk Bentuk Perusahaan Induk Baru pada 2026

Sultan Tanjung | 25 Desember 2024, 06:40 WIB
Honda dan Nissan Sepakat Bahas Merger untuk Bentuk Perusahaan Induk Baru pada 2026

AKURAT.CO – Dua produsen otomotif Jepang, Honda Motor dan Nissan Motor, pada Senin (23/12), mengumumkan langkah penting mereka untuk memulai diskusi terkait rencana merger yang akan membentuk perusahaan induk baru pada Agustus 2026.

Keputusan ini diambil untuk menghadapi persaingan ketat dalam industri otomotif global, khususnya di sektor elektrifikasi dan integrasi perangkat lunak.

Honda dan Nissan telah menandatangani nota kesepahaman untuk memulai pembicaraan merger.

Jika terealisasi, langkah ini akan menciptakan produsen mobil terbesar ketiga di dunia, yang dirancang untuk bersaing lebih agresif dengan para pesaing mereka dari Amerika Serikat dan China di pasar kendaraan listrik.

"Lingkungan bisnis bagi kedua perusahaan dan industri otomotif yang lebih luas telah berubah dengan cepat, dan kecepatan inovasi teknologi terus meningkat," kata Honda dan Nissan dalam pernyataan bersama mereka.

Baca Juga: Honda New PCX 160 2025 Resmi Dirilis: Mengintip Fitur dan Desain Tipe Tertinggi Road Sensing

Dalam konferensi pers gabungan, Presiden sekaligus CEO Honda, Toshihiro Mibe, menegaskan perlunya langkah berani untuk menghadapi transformasi besar dalam dunia mobilitas.

"Untuk memimpin transformasi mobilitas, kami berpikir bahwa kami membutuhkan sesuatu yang lebih berani daripada sekadar kerja sama di bidang tertentu. Kami telah mengonfirmasi kembali bahwa merger akan menciptakan sinergi di semua bidang," ujarnya.

Sebelum pengumuman resmi ini, pada Maret 2024, Honda dan Nissan telah menyepakati studi kelaikan tentang kemitraan strategis di bidang produksi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan teknologi perangkat lunak.

Langkah ini diambil untuk menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan daya saing mereka di pasar global. Mitsubishi Motors, yang merupakan mitra Nissan, turut bergabung dalam pembahasan tersebut pada Agustus 2024.

Baca Juga: Baru Meluncur Di Indonesia, Ini Spesifikasi Crossover Listrik Nissan Ariya Yang Super Futuristik

Menurut kedua perusahaan, negosiasi terkait ketentuan merger ditargetkan selesai pada Juni 2025.

Mitsubishi Motors juga dijadwalkan untuk memutuskan apakah akan ikut serta dalam merger ini pada akhir Januari 2025.

Penggabungan ini diharapkan akan membawa sinergi yang kuat, baik dalam hal teknologi maupun produksi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.