Akurat
Pemprov Sumsel

BBM Euro 5 dari Kilang Balikpapan Dukung Industri Otomotif Modern, Mesin Jadi Lebih Bersih

Leo Farhan | 17 Januari 2026, 19:34 WIB
BBM Euro 5 dari Kilang Balikpapan Dukung Industri Otomotif Modern, Mesin Jadi Lebih Bersih

AKURAT.CO Produksi bahan bakar minyak (BBM) setara Euro 5 dari kilang baru Pertamina di Balikpapan dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung akselerasi industri otomotif modern sekaligus pencapaian target Net Zero Emission Indonesia.

Kehadiran kilang ini menunjukkan kemampuan nasional memproduksi BBM ramah lingkungan dengan standar setara negara maju. Pengamat otomotif Bebin Djuana menyambut positif capaian tersebut.

”Mata dunia bisa melihat bahwa Indonesia sudah mampu memproduksi BBM setara standar Euro 5 sebagaimana Malaysia dan negara-negara maju lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan BBM Euro 5 membuat mesin lebih bersih dan kualitas udara meningkat. Ia mencontohkan taksi di Jerman berbahan bakar diesel Euro 5 yang tetap bersih meski telah menempuh jarak ratusan ribu kilometer.

”Sudah semestinya pemerintah Indonesia menyediakan bahan bakar ramah lingkungan untuk masyarakatnya,” tambahnya, seraya berharap kilang Pertamina lainnya segera menyusul.

Baca Juga: Kemenperin Dorong Adanya Insentif untuk Selamatkan Industri Otomotif

Sementara itu, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), Ahmad Safrudin, menilai modernisasi kilang melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) seharusnya bisa dipercepat sejak beberapa tahun lalu.

Lembaganya terus mendorong penghentian BBM berkualitas rendah dan peralihan ke bahan bakar yang lebih bersih. Ia berharap pemerintahan Prabowo Subianto serius merealisasikan RDMP dalam beberapa tahun ke depan demi ketahanan energi sekaligus kualitas udara yang lebih baik.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek RDMP Balikpapan pada Senin (12/1).

Dari sisi lingkungan, operasional kilang ini menjadi langkah konkret menuju Net Zero Emission karena BBM standar Euro 5 mampu menekan emisi nitrogen oksida (NOx) dan partikulat secara signifikan, dua penyumbang utama polusi udara di kawasan perkotaan.

Selain manfaat ekologis, produksi BBM berkualitas tinggi di dalam negeri memperkuat kedaulatan energi nasional dengan mengurangi ketergantungan impor serta membuka lapangan kerja bagi tenaga ahli lokal.

Langkah ini menempatkan Indonesia sejajar dengan negara maju dalam standar kualitas bahan bakar dan perlindungan atmosfer.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.