Wajib Tahu! Hal-hal yang Tidak Boleh Dilakukan Pemilik Mobil Listrik

AKURAT.CO Popularitas mobil listrik (electric vehicle atau EV) terus meroket karena klaim ramah lingkungan dan biaya operasionalnya yang cenderung lebih murah.
Meskipun perawatannya jauh lebih simpel dibanding mobil konvensional karena tidak memiliki mesin pembakaran (ICE), mobil listrik memiliki "aturan main" tersendiri.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Listrik Juni 2026: Meroket Naik hingga Rp100 Juta!
Baterai dan sistem kelistrikan bertegangan tinggi menjadi komponen paling krusial. Agar performa mobil tetap optimal dan berumur panjang, berikut adalah hal-hal tabu yang tidak boleh dilakukan oleh pemilik mobil listrik:
1. Sering Mengisi Daya hingga 100% atau Membiarkannya sampai 0%
Baterai Lithium-ion yang digunakan pada mayoritas mobil listrik memiliki karakteristik mirip dengan baterai smartphone.
Jangan biarkan menyentuh 0%: Membiarkan baterai benar-benar habis dapat merusak sel baterai dan memperpendek usia pakainya secara drastis.
Jangan selalu diisi hingga 100%: Mengisi daya hingga penuh setiap hari menciptakan tegangan tinggi yang memicu stres pada baterai. Rekomendasi terbaik untuk penggunaan harian adalah menjaga kapasitas baterai di rentang 20% hingga 80%.
2. Bergantung Sepenuhnya pada Fast Charging (DC Charger)
Fasilitas Ultra Fast Charging atau DC Fast Charging di SPKLU memang sangat membantu saat perjalanan jauh karena bisa mengisi daya dalam hitungan menit. Namun, jangan jadikan ini sebagai kebiasaan harian.
Proses pengisian daya yang sangat cepat menghasilkan panas yang lebih tinggi pada baterai. Jika dilakukan terlalu sering, degradasi baterai akan berjalan jauh lebih cepat. Gunakan Slow Charging (AC Charger) di rumah untuk pengisian daya harian yang lebih aman.
3. Asal Terjang Banjir yang Melebihi Batas Aman
Meskipun komponen baterai dan motor listrik pada EV sudah dirancang kedap air dan memiliki sertifikasi IP (Ingress Protection) yang tinggi, mobil listrik bukanlah kapal selam.
Menembus genangan air yang terlalu tinggi atau banjir bandang yang arusnya deras tetap berisiko. Jika air berhasil merembes ke konektor atau area modul manajemen baterai, risiko korsleting besar atau kerusakan sistem total (total loss) bisa terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








