Bagaimana Anda Memandang Diri Anda Sebagai Pembelajar dan Pemelajar Jika Dikaitkan dengan Pemikiran Ki Hadjar Dewantara?

AKURAT.CO Pemikiran Ki Hadjar Dewantara merupakan sumber inspirasi yang berharga dalam konteks pendidikan.
Sebagai seorang pembelajar, pemikiran beliau mengajarkan kita beberapa konsep yang relevan dengan peran kita dalam proses pembelajaran:
-
Sistem Among:
Ki Hadjar Dewantara mengembangkan konsep Sistem Among, yang menekankan pada pembentukan manusia secara utuh.
Metode ini tidak mengandung unsur perintah-paksaan, melainkan memberikan tuntunan bagi anak-anak agar berkembang secara optimal, baik secara lahir maupun batin.
Hubungan emosional yang kuat antara guru, siswa, dan orang tua menjadi fokus dalam sistem.
-
Kodrat Alam dan Kodrat Zaman:
Beliau mengajarkan bahwa sifat dan bentuk manusia timbul karena pengaruh kodrat alam, sedangkan isi dan irama sangat terkait dengan zamannya dan pribadinya.
Pendidikan harus memperhatikan keseimbangan antara kodrat alam dan tuntutan zama.
-
Tri Pusat Pendidikan:
Ki Hadjar Dewantara mengakui tiga pusat pendidikan yang saling berinteraksi: keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Semua tiga elemen ini berperan penting dalam membentuk karakter dan pengetahuan anak-ana.
-
Berhamba pada Anak:
Sebagai pembelajar, kita harus menghormati dan menghargai anak-anak sebagai individu yang memiliki potensi unik.
Berhamba pada anak berarti mengakui keberagaman kemampuan dan minat mereka, serta memberikan dukungan untuk berkembang sesuai kodratnya.
-
Budi Pekerti:
Ki Hadjar Dewantara menekankan pentingnya budi pekerti dalam pendidikan.
Selain pengetahuan akademis, karakter dan moralitas juga harus diperhatikan agar anak-anak tumbuh menjadi individu yang baik dan bertanggung jawab.
-
Bermain adalah Kodrat Anak:
Beliau memahami pentingnya bermain sebagai bagian alami dari perkembangan anak.
Bermain bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran yang efektif.
-
Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani:
Prinsip-prinsip ini mengajarkan tentang tanggung jawab, kerjasama, dan kesinambungan dalam pendidikan.
Kita sebagai pembelajar harus menghayati dan mengamalkan nilai-nilai ini.
Dalam konteks pemikiran Ki Hadjar Dewantara, kita semua adalah pemelajar yang terus berkembang dan belajar dari pengalaman, baik sebagai guru maupun murid.
Semoga pemikiran beliau terus menginspirasi generasi pendidik di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








