Memberi Anak Reward Secara Berlebihan, Bisa Tumbuhkan Sikap Tidak Tulus pada Tumbuh Kembang Kepribadiannya

AKURAT.CO Reward (ganjaran) berupa hadiah atau barang yang diinginkan oleh anak jika dilakukan berlebihan juga tidak baik, membuat anak menjadi pribadi yang tidak tulus.
Jangan, Anda mempraktekkan pemberian reward setiap saat, karena itu akan membuat anak menjadi ketergantungan akan reward, dan jika tidak ada reward, dia tidak mau melakukannya. Ini akan menumbuhkan pengertian dalam diri anak, bahwa jika sesuatu itu bernilai untung maka dia akan mengerjakan, ini menjadikannya sosok seseorang yang tidak tulus pada orang nantinya. Misal, berikan reward hanya pada saat anak mendapat rangking 3 besar di sekolahnya, jangan ketika dia mendapat nilai tinggi Anda kerap memberikan reward.
Semua praktek parenting memerlukan batasan dan jangan berlebihan itulah intinya.
Baca Juga: Ini Tanda Anak Anda Idap ADHD! Kenali Sebelum Otak Anak Menjadi Tidak Normal
Namun, jika itu soal kebutuhan dasar (sandang, pangan, dan papan) untuk anak kita, orang tua berkewajiban memberikan YANG TERBAIK. Jika Anda ingin melatihnya agar menjadi pribadi yang mudah bersyukur dan tidak manja, itu beda konteksnya.
Jika Anda ingin mengajarinya mengenai cara bersyukur, ajarkan dia berpuasa dan terangkan mengenai makna berpuasa yang salah satunya adalah untuk bisa turut merasakan kekurangan yang dialami kaum papa. Mendorong anak untuk berbagi dan mengunjungi tempat-tempat mereka yang membutuhkan uluran tangan bantuan dari kita. Mengajarinya untuk senantiasa mengucapkan terima kasih jika telah dibantu atau diberikan sesuatu. Menceritakan masa lalu perjuangan dari orang tua atau nenek mereka.
Baca Juga: 6 Cara Self Reward Biar Keuangan Tetap Terkendali
Kemudian, jika Anda ingin anak Anda tumbuh menjadi seseorang yang tidak manja, Anda bisa mengajarinya menabung jika ingin membeli sesutau yang dia inginkan, atau Anda bisa menyuruhnya untuk membantu pekerjaan Anda lalu diberikan upah. Atau katakan jika dia berhasil meraih prestasi tertentu, dirinya berhak mendapatkan reward, namun reward ini juga jangan berlebihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








