Untuk Mewujudkan Sekolah Ramah Anak Seorang Guru Penggerak Menyusun Rencana Perubahan dengan Apa?

AKURAT.CO Sekolah ramah anak adalah konsep pendidikan yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan holistik anak.
Seorang guru penggerak yang berperan dalam menginisiasi perubahan ini dapat menggunakan pendekatan “inkuiri apresiatif” untuk mengidentifikasi dan memanfaatkan kekuatan yang ada di sekolah.
1. Apa Itu Inkuiri Apresiatif?
Inkuiri apresiatif adalah pendekatan yang menekankan pada pencarian dan penguatan hal-hal positif yang telah ada dalam sebuah organisasi atau komunitas.
Daripada berfokus pada masalah dan kekurangan, inkuiri apresiatif berusaha menemukan kekuatan, potensi, dan prestasi yang bisa menjadi fondasi untuk perubahan yang lebih baik.
2. Mengidentifikasi Kekuatan Sekolah
Sebelum merancang rencana perubahan, guru penggerak perlu mengidentifikasi kekuatan sekolah yang dapat mendukung terwujudnya sekolah ramah anak. Pertanyaan yang perlu dijawab meliputi:
- Apa yang dipahami oleh komunitas sekolah sebagai sekolah ramah anak?
- Siapa saja yang akan terlibat dalam program sekolah ramah anak ini?
- Apa saja kekuatan sekolah saat ini yang dapat membantu mewujudkan sekolah ramah anak?
Kesimpulan
Dengan pendekatan inkuiri apresiatif, kita dapat memahami dan memanfaatkan kekuatan yang ada di sekolah untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi anak-anak.
Semua pihak di sekolah, termasuk kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua, perlu berkolaborasi untuk mewujudkan visi sekolah ramah anak.
Semoga artikel ini memberikan wawasan tentang pentingnya pendekatan inkuiri apresiatif dalam menciptakan sekolah ramah anak!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







