Akurat
Pemprov Sumsel

Bagaimana Prinsip UbD Dapat Membantu Bapak Ibu Guru dalam Merancang Pembelajaran yang Efektif dan Apa Tantangan yang Dihadapi?

Sultan Tanjung | 1 September 2024, 13:30 WIB
Bagaimana Prinsip UbD Dapat Membantu Bapak Ibu Guru dalam Merancang Pembelajaran yang Efektif dan Apa Tantangan yang Dihadapi?

AKURAT.CO Understanding by Design (UbD) adalah kerangka kerja perencanaan kurikulum yang dirancang oleh Grant Wiggins dan Jay McTighe.

Pendekatan ini dikenal dengan istilah “backward design” atau perancangan mundur, di mana proses perancangan pembelajaran dimulai dengan menetapkan hasil belajar yang diinginkan.

Artikel ini akan membahas bagaimana prinsip UbD dapat membantu guru dalam merancang pembelajaran yang efektif serta tantangan yang mungkin dihadapi dalam penerapannya.

Prinsip UbD dan Tantangan dalam Penerapannya

  1. Prinsip-Prinsip Utama dalam UbD:

    • Menentukan Hasil Akhir (Desired Results):

      • Pada tahap ini, guru menetapkan apa yang siswa perlu ketahui, pahami, dan mampu lakukan setelah proses pembelajaran selesai. Guru harus mengidentifikasi tujuan belajar berdasarkan standar kurikulum dan kompetensi inti yang harus dicapai siswa.
      • Penting juga untuk mempertimbangkan konsep-konsep besar atau “big ideas” yang menjadi fokus utama pembelajaran, serta pertanyaan-pertanyaan esensial yang akan memandu proses pembelajaran.
    • Menyusun Penilaian yang Berbukti (Determine Acceptable Evidence):

      • Setelah hasil akhir ditentukan, langkah selanjutnya adalah menentukan bukti yang dapat diterima untuk menunjukkan bahwa siswa telah mencapai hasil tersebut. Ini melibatkan penyusunan penilaian yang valid dan reliabel, yang dapat mencakup penilaian formatif maupun sumatif.
      • Penilaian harus didesain sedemikian rupa sehingga benar-benar mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan, bukan sekadar kemampuan mengingat informasi.
    • Merancang Pengalaman Belajar (Plan Learning Experiences and Instruction):

      • Tahap terakhir dalam UbD adalah merancang aktivitas belajar yang akan membantu siswa mencapai hasil yang diinginkan. Di sini, guru harus memikirkan bagaimana cara menyajikan materi agar relevan dan menarik bagi siswa, serta bagaimana membimbing siswa melalui proses pembelajaran yang mendalam.
      • Pengalaman belajar harus disusun sedemikian rupa agar ada kesinambungan antara tujuan pembelajaran, penilaian, dan aktivitas belajar.
  2. Manfaat Prinsip UbD dalam Merancang Pembelajaran yang Efektif:

    • Fokus pada Hasil Pembelajaran:

      • Dengan memulai dari hasil yang diinginkan, UbD memastikan bahwa setiap aspek dari proses pembelajaran diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut.
      • Hal ini membantu guru untuk lebih fokus pada pemahaman mendalam siswa terhadap materi pelajaran, bukan sekadar menghafal fakta.
    • Konsistensi dan Keselarasan:

      • UbD membantu menciptakan konsistensi dan keselarasan antara tujuan pembelajaran, penilaian, dan aktivitas belajar. Ini memastikan bahwa semua elemen pembelajaran saling mendukung dan tidak ada yang terlewatkan.
      • Guru dapat merancang pembelajaran yang lebih terstruktur dan sistematis, sehingga memudahkan siswa dalam mencapai hasil belajar yang diinginkan.
  3. Tantangan dalam Penerapan UbD:

    • Waktu dan Sumber Daya:

      • Merancang pembelajaran dengan pendekatan UbD memerlukan waktu dan sumber daya yang cukup. Guru perlu melakukan perencanaan yang mendalam dan menyusun penilaian yang valid dan reliabel.
      • Tantangan ini dapat diatasi dengan pelatihan dan dukungan yang memadai dari pihak sekolah dan lembaga pendidikan.
    • Keterlibatan Siswa:

      • Salah satu tantangan utama adalah memastikan bahwa semua siswa terlibat aktif dalam proses belajar dan tidak ada yang tertinggal. Mengatasi hal ini membutuhkan pendekatan yang lebih personal dan diferensiasi dalam pengajaran.
      • Guru perlu mengembangkan strategi pembelajaran yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan individu siswa.

Kesimpulan

Prinsip UbD dapat membantu guru dalam merancang pembelajaran yang efektif dengan memastikan fokus pada hasil pembelajaran, konsistensi, dan keselarasan antara tujuan, penilaian, dan aktivitas belajar.

Namun, tantangan seperti waktu, sumber daya, dan keterlibatan siswa perlu diatasi dengan pendekatan yang tepat dan dukungan yang memadai.

Dengan demikian, penerapan UbD dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan membantu siswa mencapai pemahaman yang mendalam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.