Universitas Borobudur Raih Predikat Program Doktor Ilmu Hukum Terbaik Indonesia 2025

AKURAT.CO Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Universitas Borobudur resmi masuk dalam jajaran terbaik di Indonesia tahun 2025.
Berdasarkan penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), program ini meraih akreditasi Unggul dengan nilai 375, sebagaimana tercantum dalam SK BAN-PT Nomor: 925/SK/BAN-PT/Ak.KP/D/III/2024tertanggal 19 Maret 2024.
Capaian ini menempatkan Universitas Borobudur dalam barisan kampus elite Indonesia, khususnya di bidang Ilmu Hukum.
Menurut Prof. Dr. Faisal Santiago, Ketua Program Doktor Ilmu Hukum sekaligus Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur, keberhasilan ini berkat kualitas akademik yang konsisten, kurikulum yang relevan, serta tenaga pengajar berkaliber nasional dan internasional.
Tak hanya itu, Universitas Borobudur juga telah mengantongi sertifikasi ISO 2001:2018 dan 9001:2015, memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem manajemen pendidikan yang modern dan profesional.
PDIH Universitas Borobudur dikenal aktif menjalin kolaborasi akademik dengan sejumlah world class university. Rutin mengadakan program lecturing dan studi banding di kampus ternama seperti Utrecht dan Leiden University (Belanda), University of Leeds (UK), Kanzai Gaidai (Jepang), Thammasat University (Thailand), hingga Youngsan dan Hankuk University (Korea Selatan).
Fasilitas kampus juga terus diperbarui. Mahasiswa dapat menikmati ruang kuliah berbasis Artificial Intelligence (AI), Wi-Fi gratis, ruang baca modern, dan Hukumonline Corner—sebuah fasilitas khusus untuk pencarian data hukum dalam menunjang riset dan penulisan disertasi.
Baca Juga: 10 Juni Ditetapkan sebagai Hari Kewirausahaan Nasional, Kadin: Ini Simbol Perjuangan HIPMI
Program ini didukung oleh para pengajar terkemuka seperti Prof. Arif Hidayat, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Prof. Ade Saptomo, Prof. Surya Jaya, Prof. Zainal Arifin Hoesein, Prof. Abdullah Sulaeman, Prof. Suparji, hingga Prof. Faisal Santiago sendiri, serta puluhan doktor aktif di bidang hukum dan kebijakan publik.
Dengan mahasiswa aktif mencapai 430 orang dari berbagai latar belakang profesi dan wilayah Indonesia, PDIH Universitas Borobudur menjadi magnet bagi calon doktor hukum yang menginginkan pendidikan berkualitas tinggi.
Sejak didirikan pada 30 Desember 2010, program ini telah meluluskan lebih dari 335 doktor, termasuk banyak alumni yang kini menduduki posisi strategis di lembaga negara, perguruan tinggi, maupun sektor swasta.
Tahun akademik 2025/2026 menjadi momen penting bagi PDIH Unbor setelah dipercaya oleh pemerintah untuk menyelenggarakan program beasiswa studi lanjut bagi para dosen.
Kepercayaan ini menjadi bukti konkret bahwa PDIH Universitas Borobudur dianggap sebagai salah satu program unggulan di tingkat nasional.
“Kami terus berkomitmen menghasilkan lulusan doktor hukum yang unggul, profesional, dan berintegritas,” ujar Prof. Dr. Faisal Santiago menutup wawancara.
Dengan akreditasi unggul, kualitas pengajar berkelas, fasilitas lengkap, dan jejaring internasional yang kuat, Universitas Borobudur semakin mengukuhkan diri sebagai pilihan utama bagi studi doktoral di bidang ilmu hukum di Indonesia.
Baca Juga: Gamers Berbagi! PUBG Mobile dan Para Kreator Konten Sumbang Kurban untuk Idul Adha 1446 H
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








