Akurat
Pemprov Sumsel

Bagaimana Bentuk Pembelajaran yang Menerapkan CASEL di Kelas yang Diampu? Ini Kunci Jawaban Cerita Reflektif PPG 2025!

Shalli Syartiqa | 17 Juni 2025, 18:05 WIB
Bagaimana Bentuk Pembelajaran yang Menerapkan CASEL di Kelas yang Diampu? Ini Kunci Jawaban Cerita Reflektif PPG 2025!

AKURAT.CO Berikut kunci jawaban Cerita Reflektif PPG 2025 mengenai bentuk pembelajaran yang menerapkan CASEL di kelas yang diampu.

Penerapan Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning (CASEL) di kelas merupakan integrasi yang berkesinambungan antara pengembangan kompetensi sosial-emosional peserta didik dengan proses pembelajaran.

Pendekatan ini tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman materi, tetapi juga membentuk iklim kelas yang aman, hangat, dan bermakna. Dalam konteks Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025, pemahaman dan implementasi CASEL menjadi kunci penting bagi para guru untuk mengembangkan karakter dan keterampilan hidup siswa.

Konsep dan Tujuan CASEL

CASEL adalah sebuah kerangka kerja pembelajaran yang berfokus pada pengembangan lima kompetensi utama dalam diri peserta didik. Kompetensi-kompetensi inti ini mencakup:

1. Kesadaran Diri (Self-Awareness): Kemampuan untuk memahami emosi, minat, nilai, dan kekuatan diri sendiri.

2. Manajemen Diri (Self-Management): Kemampuan untuk mengatur emosi, pikiran, dan perilaku secara efektif dalam berbagai situasi, serta menetapkan dan mencapai tujuan.

3. Kesadaran Sosial (Social Awareness): Kemampuan untuk memahami perspektif orang lain, berempati, dan mengenali norma-norma sosial.

4. Keterampilan Hubungan Sosial (Relationship Skills): Kemampuan untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang sehat dan saling mendukung, serta bekerja sama secara efektif.

5. Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab (Responsible Decision-Making): Kemampuan untuk membuat pilihan yang konstruktif dan etis tentang perilaku pribadi dan interaksi sosial.

Tujuan utama penerapan CASEL dalam pembelajaran adalah untuk membentuk karakter dan keterampilan hidup peserta didik yang esensial untuk kesuksesan di masa depan .

Bentuk Pembelajaran yang Menerapkan CASEL

Penerapan CASEL dapat diintegrasikan dalam berbagai bentuk pembelajaran di kelas. Berikut adalah beberapa gambaran implementasinya:

1. Integrasi dalam Mata Pelajaran

CASEL dapat diintegrasikan secara langsung ke dalam konten mata pelajaran.

Misalnya, dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), model pembelajaran berbasis masalah (PBL) yang diintegrasikan dengan komponen CASEL terbukti efektif meningkatkan peran aktif dan hasil belajar siswa.

Sebuah penelitian pada 34 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gresik menunjukkan peningkatan peran aktif siswa dari 55,52% menjadi 87,61% dan hasil belajar dari 23,53% menjadi 82,34% setelah penerapan model pembelajaran yang mengintegrasikan TaRL (Teaching at the Right Level) dan CASEL.

Hal ini memperkuat bahwa pendekatan tersebut efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa.

Demikian pula, model PBL yang diintegrasikan dengan CASEL tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, tetapi juga dalam mengembangkan keterampilan sosial mereka.

2. Melalui Kegiatan Ko-kurikuler dan Ekstrakurikuler

Selain dalam mata pelajaran, dimensi CASEL juga dapat diperkuat melalui kegiatan ko-kurikuler seperti Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan ekstrakurikuler.

P5 adalah proyek lintas disiplin ilmu yang kontekstual dan berbasis pada kebutuhan masyarakat atau permasalahan di lingkungan sekolah.

Melalui P5, siswa memiliki kesempatan untuk memahami isu-isu penting dan melakukan aksi nyata.

3. Penciptaan Iklim Kelas dan Budaya Sekolah

Bentuk pembelajaran berbasis CASEL juga dapat menciptakan iklim kelas yang aman, hangat, dan penuh makna.

Penerapan CASEL di sekolah biasanya diwujudkan dalam bentuk kebijakan, praktik, dan struktur yang berkaitan dengan lingkungan belajar.

Penelitian menunjukkan bahwa kelima indikator inti pembelajaran sosial emosional (self-awareness, self-management, social recognition, relationship skill, dan responsible decision-making) terlihat dalam budaya sekolah.

Guru dapat menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, mendorong interaksi dan komunikasi yang sinergis, serta memberikan motivasi untuk merayakan keberhasilan individu dan kelompok.

Lingkungan kelas yang mendukung, dengan penataan kursi yang memfasilitasi komunikasi dan dinding kelas yang menjadi sumber informasi, dapat menciptakan suasana belajar yang efektif.

Pentingnya Guru dalam Implementasi CASEL

Guru memiliki peran sentral dalam menerapkan pembelajaran berbasis CASEL.

Untuk guru, implementasi CASEL berarti mendidik anak-anak dengan mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam proses pembelajaran di kelas dan juga ke dalam perangkat pembelajaran.

Guru perlu mengembangkan materi pembelajaran secara kreatif dan profesional secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.

Kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi, metode, dan materi ajar menjadi satu kesatuan yang selaras atau dikenal sebagai Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) juga penting.

TPACK merupakan dasar dari pengajaran efektif dengan teknologi yang memerlukan pemahaman tentang representasi dari konsep-konsep yang menggunakan teknologi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.